iklan di pojokbanua

Presiden Jokowi Anugerahkan Jenderal Bintang Empat kepada Prabowo

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Feb 2024 23:18 0 Bambang Setiawan

Menteri Pertahanan Prabowo, yang unggul dalam pemilihan presiden pada 14 Februari berdasarkan penghitungan cepat tidak resmi, dianugerahi pangkat jenderal bintang empat oleh Presiden Joko Widodo.

IMG-20240616-WA0002

POJOKBANUA – Presiden Joko Widodo pada Rabu (28/2) menganugerahkan pangkat jenderal kehormatan bintang empat kepada Prabowo Subianto yang diperkirakan akan menjadi penggantinya, beberapa dekade setelah ia diberhentikan dari militer di tengah tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Menteri Pertahanan Prabowo, yang unggul dalam pemilihan presiden pada 14 Februari berdasarkan penghitungan cepat tidak resmi, dianugerahi pangkat jenderal bintang empat oleh Jokowi dalam sebuah upacara di markas besar militer di Jakarta.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi, menegaskan kembali pengabdian kepada masyarakat dan negara. Saya ucapkan selamat kepada Jenderal Prabowo Subianto,” ujarnya, sebelum memasangkan empat bintang emas pada blazer Prabowo.

Penghargaan ini menandai puncak dari perubahan nama baik selama puluhan tahun bagi Prabowo, 72 tahun, seorang bintang militer yang ketika sedang naik daun dipecat dari militer pada 1998 di tengah tuduhan bahwa ia terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia di Timor Timur dan hilangnya 13 aktivis pro-demokrasi.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto duduk bersama Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Agus Subiyanto di Jakarta, 28 Februari 2024. (Foto: Antara/Bayu Pratama S via REUTERS)

Saat itu, ia menjabat sebagai Letnan Jenderal bintang tiga.

Prabowo, mantan menantu mendiang presiden Suharto, selalu membantah melakukan kesalahan, tetapi sebelumnya ia dilarang memasuki Amerika Serikat karena tuduhan tersebut. Dia tidak pernah menghadapi tuntutan.

Hasil awal namun tidak resmi menunjukkan bahwa Prabowo unggul dalam pemilu pada tahun ini, dengan harapan bahwa ia akan dilantik sebagai presiden Iberikutnya pada Oktober.

Para analis telah memperingatkan bahwa dugaan kemenangan Prabowo terjadi ketika Indonesia sedang mengalami kemerosotan demokrasi, dan Amnesty International Indonesia mengatakan bahwa gelar baru yang diberikan kepada Prabowo adalah upaya untuk “menutupi” dugaan masa lalunya yang kelam.

Juru bicara Prabowo tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Aliansi antara Prabowo dan Jokowi semakin menguat dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah putra milenial Jokowi secara kontroversial ditunjuk sebagai cawapres Prabowo. (Voaindonesia.com/iwan)

Editor: Bambang Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221229-WA0030
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA