iklan di pojokbanua

Gelar Expo “Bagaya”, SMAN 7 Barabai Deklarasikan Sekolah Anti Bullying

waktu baca 2 menit
Jumat, 1 Mar 2024 15:07 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Expo Bazar, Gelar Aksi dan Karya atau disingkat “Bagaya” yang digelar oleh SMAN 7 Barabai berlangsung meriah. Bukan sekedar expo biasa, mereka juga turut mendeklarasikan sebagai sekolah Anti Bullying.

IMG-20240616-WA0002

Deklarasi Anti Bullying itu dilakukan sebagai komitmen sekolah bersama semua pihak guna melawan dan mencegah perilaku bullying. Hal ini untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan menghormati perbedaan di lingkungan sekolah.

Pada expo itu juga, berbagai kreativitas siswa ditampilkan. Ini merupakan gagasan sekolah dalam rangka puncak penguatan karakter profil pelajar Pancasila (P5).

Suasana kemeriahan terlihat dari penampilan madihin, beragam tari kreasi, agen roots (gerakan anti perundungan). Lalu, ada pula bazar dan pameran P5 yang diwarnai berbagai jualan bakar-bakaran, minuman, gorengan, pentol dan berbagai produk olahan siswa.

Kepala SMAN 7 Barabai, Sri Kurnia Dewi mengatakan, gagasan awal Expo Bagaya ini merupakan salah satu program pihaknya dalam menumbuhkembangkan karakter profil pelajar Pancasila pada peserta didik.

“Program ini sebenarnya sudah dimiliki SMAN 7 Barabai jauh sebelum Kurikulum Merdeka yang diadopsi dari mata pelajaran kewirausahaan,” katanya, Jumat (1/3/2024).

Kemudian, untuk gelar aksi dan karya sendiri adalah program pentas seni (Pensi) pihaknya yang biasanya dilaksanakan satu semester sekali.

Sri menambahkan, setelah sekolahnya menggunakan Kurikulum Merdeka di dalam itu ada pembelajaran P5. Dalam pelaksanaan pembelajarannya, para siswa yang mempunyai berbagai macam karya dan kreasi. Hal itulah yang pihaknya pamerkan dalam kegiatan ini.

“Kita satu padukan semua kegiatan itu menjadi satu dengan Expo Bagaya ini,” paparnya.

Selanjutnya, ada juga deklarasi Anti Bullying yang turut melibatkan guru, dan berbagai pihak di sekolah beserta aparat penegak hukum (APH) hingga masyarakat. Pihaknya sama-sama melakukan penandatanganan sebagai komitmen untuk mewujudkan sekolah anti bullying.

Pihaknya berkomitmen untuk mengukir tonggak sejarah baru untuk terus maju. Sejarah baru itu yakni semangat, jangan menyerah, berkelanjutan, lakukan perubahan untuk terus maju.

Sementara itu, salah satu guru mata pelajaran (Mapel) setempat, Siti Hadijah mengatakan, Ahamdulillah acaranya dapat berjalan dengan lancar. Menurutnya, kegiatan ini benar-benar di atas ekspektasi dirinya maupun guru-guru yang lain.

“Hampir dipastikan 95 persen orang tua siswa yang diundang datang ke sekolah kita. Itu menunjukkan mereka sangat antusias mengikuti Expo Bagaya ini,” ujarnya.

Di samping itu, lanjut Dijah, respon siswa terhadap Expo ini juga begitu antusias dan mereka berharap akan diadakan lagi acara serupa.

“Para orang tua juga bangga dan senang anak-anak mereka bisa tampil dalam rangkaian acara Expo Bagaya ini,” tutupnya. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA