Lewat Puisi, Siswa TK Tunas Meratus Berikan Pesan Lingkungan Kepada Para Pejabat

waktu baca 2 menit
Senin, 14 Agu 2023 17:13 0 135 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Empat siswa TK Tunas Meratus, Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memberikan pesan lingkungan kepada para pejabat, Minggu (13/8/2023).

Dengan penuh percaya diri, mereka membacakan puisi berjudul “Gersang” menggunakan pengeras suara dalam rangkaian kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), program kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Barito.

Keempat siswa itu yakni dipimpin Herry, diikuti Iqbal, Nahja dan Risma. Mereka memang sudah mempersiapkan diri sebelum berlangsungnya acara penghijauan itu. Suara mereka pun terdengar dengan lantang oleh para pejabat dan masyarakat dihadapannya.

Segenap pejabat yang berhadir yakni Bupati HST, Aulia Oktafiandi, Kepala BPDAS Barito, Ir. Supriyanto Sukmo Sejati, Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kalimantan Selatan (Kalsel), KPH Hulu Sungai, Kelompok Tani Suka Maju, para pejabat dan tamu undangan lainnya, serta masyarakat setempat.

Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)

Puisi berjuduk gersang itu merupakan buah karya Kosim yang merupakan penyair dan juga aktivis lingkungan yang diciptakannya di Hinas Kiri tahun 2001 silam. Rupanya, Kosim pula yang telah melatih para siswa TK itu sehingga bisa tampil penuh percaya diri, bahkan tanpa teks sekalipun.

Dalam pembacaan puisinya, para siswa mengingatkan burung yang disuruh terbang dan rusa yang diusir telanjang, karena ketiadaan tempat untuk bernaung dan berteduh.

Herry yang juga cucu Kosim dan para siswa lainnya juga mengingatkan kondisi saat ini terkait kekejaman yang merajalela, kerakusan membabi buta, yang hasilnya hanya untuk individu semata.

Lebih lanjut, mulai dari langit yang suram hingga alam yang telah kering kerontang, para siswa itu mengingatkan akan sewaktu-waktu tidak ada setetes air diwaktu kehausan, hingga menjadikan alam yang begitu gersang.

“Mereka merupakan tunas-tunas warga Meratus yang luar biasa dan sudah berani tampil dihadapan Bupati dan para pejabat,” katanya, Senin (14/8/2023).

Menurut Kosim, para siswa TK ini merupakan aset generasi penerus masa depan yang menjaga kelestarian Pegunungan Meratus. Untuk itu, sudah semestinya generasi tua mendidik dan mencontohkan perilaku-perilaku positif terhadap lingkungan dan membawanya ke jalan yang benar.

“Tentunya ini memerlukan dukungan semua pihak untuk dapat menciptakan generasi masa depan yang peduli dengan kelestarian Pegunungan Meratus,” tutupnya. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020

Member JMSI

Network

LAINNYA