iklan di pojokbanua

Warga Pasar Batuah Banjarmasin: Presiden Jokowi, Kami Tolak Penggusuran!

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Jun 2022 18:20 0 Khairun Nisa

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Warga Pasar Batuah Banjarmasin menolak penggusuran hunian, sehingga hingga kini belum membongkar bangunannya sendiri dan respons kurang baik, serta enggan menandatangani penyerahan Surat Peringatan (SP) ketiga. Bahkan, penolakan itu disampaikan warga setempat kepada orang nomor satu di Indonesia lewat tulisan pada papan.

IMG-20240616-WA0002

“Kepada Presiden Joko Widodo, kami jemaah pembacaan burdah Kampung Batuah, dengan ini menolak penggusuran hunian oleh Pemko Banjarmasin,” bunyi tulisan tersebut.

Di sisi lain, mereka meminta Pemerintah Daerah dapat menghormati proses hukum. Sebab, sengketa ini belum ada putusan pengadilan. Informasi dihimpun, jadwal hasil putusan pada 26 Juni 2022 mendatang dengan Nomor : 55/PDT.G/2022/PN BJM dan Nomor : 13/G/2022/PTUN.BJM.

Ketua Aliansi Warga Kampung Batuah, Muhammad Syahrianoor menginginkan, agar proses revitalisasi dibatalkan dan menghormati seluruh proses hukum.

“Kami tidak akan pindah, sebelum proses hukum selesai. Makanya, kami meminta Pemko Banjarmasin agar memberikan waktu sampai proses hukum selesai,” ujarnya kepada awak media, Rabu (8/6/2022).

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum Tranmas) Satpol PP Banjarmasin, Hendra menambahkan, permintaan tanda tangan sebenarnya hanya sebagai tanda bahwa warga telah menerima SP ketiga.

Bukti penolakan warga Pasar Batuah terhadap revitalisasi. (Foto: Nisa/pojokbanua.com)


Dokumentasi melalui foto dan video oleh para anggota dinilainya telah cukup, meski tanpa tanda tangan. “Terima kasih kepada warga yang telah membantu, karena ini tanggung jawab kami dari Satpol PP Banjarmasin,” katanya.

Hendra menjelaskan, usai penyerahan SP ketiga nantinya akan ada surat pemberitahuan untuk penertiban, di mana sesuai SOP hanya berkisar tiga hari usai penyerahan SP ketiga.

“Setelah tiga hari, nantinya akan ada surat pemberitahuan tapi tetap menunggu arahan dari pimpinan,” terangnya.

Kata dia, penertiban tersebut harus dilakukan seluruh warga yang telah menerima surat. Bahkan, jika nantinya akan ada warga yang membongkar bangunan sendiri, maka pihaknya akan memfasilitasi.

“Kita akan fasilitasi dalam bentuk pengangkutan barang dan lain-lain,” ungkapnya.

Tak hanya itu, bakal ada posko di Kantor Kelurahan Kuripan untuk mengakomodir warga yang ingin membongkar sendiri bangunannya. Posko tersebut dibuka, sampai Minggu (12/6/2022). (KN/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA