iklan di pojokbanua

Warga Martapura Resah Ada Sarang Tawon, Ternyata Sengatannya Berbahaya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 5 Agu 2023 11:53 0 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA –
Sarang Tawon Vespa mereskan warga Jalan Perjuangan Kompleks Taman Pinis Raya, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

“Sarang Tawon Vespa tersebut berada di lampu depan rumah warga,” kata Kasi DPKP Banjar, Gusti Yudhi, Sabtu (5/8/2023).

Dianggap meresahkan warga sekitar, petugas DPKP pun mendapat laporan untuk memusnahkan sarang tawon tersebut.

” Petugas melakukan evakuasi pemusnahan sarang beserta tawonnya,” bebernya.

Setelah selesai evakuasi, petugas melakukan pendataan dan memastikan bahwa di lokasi benar-benar aman.

Dikutip dari kompas.com, Tawon Vespa Affinis atau yang kerap dikenal dengan Tawon Ndas diketahui memiliki panjang tubuh sekitar tiga sentimeter dan memiliki warna dominan hitam belang kuning atau oranye di bagian perutnya.

Tawon ini adalah jenis predator, dan bukan jenis tawon madu. Tawon ini akan berbahaya bila menyengat secara berkelompok, namun bila hanya satu atau dua ekor tak akan berbahaya.

Pada sengatan pertama, tawon jenis ini mengeluarkan fenomena ataupun senyawa yang bisa memicu tawon lain untuk ikut juga menyerang.

Tawon ini juga mempunyai keahlian memanggil kelompoknya guna melakukan serangan balik apabila ada yang merusak sarangnya. Mereka hidup di wilayah subtropis Asia antara lain Hongkong, Taiwan, Sri Lanka, Burma, Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia.

Selain itu, tawon jenis ini memiliki kemampuan untuk memasukkan racunnya ke tubuh manusia. Racun tersebut memiliki dosis yang berbeda tergantung dari jumlah tawon yang menyengat. Bila hanya satu atau dua tawon, dosisnya kecil, namun bila yang menyengat banyak jumlahnya maka dosisnya akan tinggi.

*Alergi Berat*

Korban yang terkena sengatan dosis kecil, tak akan sampai meninggal, hanya akan mengalami alergi dengan gejala bengkak. Dapat ditangani dengan cara dikompres menggunakan es ataupun bila tersisa sengatannya dapat dicabut.

Kendati demikian bila tak ditangani selama 1×24 jam atau yang menyerang secara berkelompok, maka akan mengalami anafilaksis atau reaksi alergi berat. Selain itu, juga dapat mengalami kematian bila menderita sengatan yang cukup banyak.

Bila sengatan tersebut tak ditangani secara tepat, akan merusak organ tubuh seperti edema paru akut serta gagal ginjal. Edema paru sendiri adalah kondisi adanya penumpukan cairan di paru-paru yang akhirnya berakibat sulit bernapas. Lalu, gagal ginjal akut menyebabkan fungsi ginjal menurun secara drastis.(WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA

Member JMSI

Network

LAINNYA