iklan di pojokbanua

Wakil Bupati Harap Angka Stunting di Kabupaten Banjar Turun Signifikan

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Nov 2023 18:42 0 Andy Arfian

POJOKBANUA, BANJARBARU – Audit Kasus Stunting (AKS) bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab-penyebab yang berisiko menimbulkan stunting pada anak-anak di bawah usia 5 tahun melalui pengamatan rutin atau data yang tersedia, sebagai upaya pencegahan dan perbaikan stunting pada balita.

IMG-20240616-WA0002

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al-Habsyi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banjar saat membuka acara Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting ke-2 di Hotel Grand Qin, Banjarbaru Selasa (14/11/2023) pagi. Ia mengatakan melalui kegiatan audit kasus stunting dapat menggali faktor-faktor penyebab stunting di Banjar sehingga dapat diberikan intervensi yang tepat guna meningkatkan status gizi anak secara signifikan.

”Intervensi atau rencana tindak lanjut dilakukan dengan kolaborasi semua sektor sehingga terjadi intervensi yang bersifat holistik dan menyeluruh,” harapnya.

Habib Idrus mengimbau kepada seluruh anggota Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banjar agar terus memantau program-program terkait penanggulangan stunting di masing-masing instansi serta memperkuat kolaborasi antar instansi guna mencapai target penurunan angka stunting nasional menjadi 14% pada 2024.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 TPPS Banjar Hj Nurgita Tiyas menambahkan perlu adanya langkah-langkah preventif untuk meningkatkan peran seluruh pemangku kepentingan termasuk tenaga kesehatan dan bidan puskesmas dalam meningkatkan kegiatan Posyandu di desa-desa.

“Intervensi ini dilaksanakan agar dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Banjar yang berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2022 sebesar 26,4 persen,” kata Nurgita Tiyas.

Ia mengungkapkan harapannya angka stunting di Kabupaten Banjar dapat mengalami penurunan yang signifikan hingga akhir tahun ini dan mampu mereplikasi prestasi penurunan stunting yang pernah dicapai sebelumnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Banjar Dian Marliana, Tim Pakar AKS, camat serta kepala puskesmas yang menjadi sasaran AKS tahap kedua. (RLS/AY)

Editor: Andy Arfian

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA

Member JMSI

Network

LAINNYA