Verifikasi Lapangan Hybrid, Penilaian Kabupaten Layak Anak di HST Masuki Tahap Akhir

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jun 2023 20:21 0 88 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Tim dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) melalui daring tahap akhir terhadap Kabupaten Layak Anak (KLA) 2023 di Hulu Sungai Tengah (HST).

Dalam proses VLH itu dihadiri Bupati HST, Aulia Oktafiandi didampingi Wakil Bupati, Mansyah Sabri, Sekretaris Daerah HST serta Tim Gugus Tugas KLA HST 2023 lintas SKPD di HST.

Aulia mengatakan, predikat KLA ini sejalan dengan visi-misinya untuk membangun sumber daya manusia dengan cara memanusiakan manusia. Pada prinsipnya memanusiakan manusia itu menunjukkan hakikatnya manusia yakni, seluruh warga HST memiliki hajat martabat masing-masing, terutama anak-anak.

“Untuk itu banyak inovasi yang kami lakukan di bidangnya masing-masing untuk mendorong hal ini,” katanya di Barabai, Rabu (31/5/2023).

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Lebih lanjut, inovasi Restorative Justice yang bekerjasama dengan Kejaksaan menjadi keunggulan tersendiri untuk memberikan keadilan dalam hal pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak-anak.

“Kejaksaan Agung juga turut mengakui bahwa HST satu dari kabupaten yang melaksanakan restorative justice di Kalsel,” terangnya.

Di samping itu, Kabupaten HST juga telah memiliki payung hukum dari Perda, Perbup atau Surat Keputusan Bupati tentang KLA.

Kemudian, Ketua Gugus Tugas KLA yang juga Sekda HST, M. Yani menyebutkan, secara nyata Pemkab HST sudah melaksanakan laporan KLA, namun masih perlu beberapa penyempurnaan.

Lebih lanjut, secara tren aktivitas menuju KLA sudah pihaknya lakukan. Yani mencontohkan, pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, restorative justice, sekolah ramah anak muaupun dalam hal memenuhi hak-hak anak.

“Capaiannya 98 persen, tapi prosesnya itu tidak tercatat dan terdokumentasi dengan baik. Jadi perlu dokumenter untuk membuat pendukungnya,” terangnya.

Sebelumnya, Kabupaten HST sudah dua kali menyandang nama kabupaten yang layak anak dan masuk tingkat pertama. Yani berharap, semoga tahun ini bisa naik gradenya menjadi madya. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA