iklan di pojokbanua

Tunggakan Insentif Nakes di Kalsel Capai Rp 94 M, Terbanyak dari Banjarbaru

waktu baca 1 menit
Kamis, 14 Okt 2021 12:02 0 Hasanuddin

POJOKBANUA, BANJARBARU – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membenarkan, banyak insentif tenaga kesehatan (nakes) Tahun Anggaran 2021 yang tertunggak.

“Kami sudah melakukan monitoring, untuk insentif nakes tahun 2020 sudah ada progres. Cuman untuk 2021 karena dianggarkan dari APBD, kini ada kemacetan,” ujar Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Rudy Mahani Harap.

Tercatat, dari Rp 94 miliar tunggakan untuk insentif nakes di Kalsel, yang baru dibayar Rp 49 miliar. “Banjarbaru paling banyak (tunggakan) dengan Rp 12 miliar,” imbuhnya.

Rudy menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Ariffin soal tersebut. “Kata wali kota, mereka tinggal menunggu revisi APBD dengan DPRD. Mereka sudah siap,” ucapnya.

Terpisah, Aditya menerangkan, pihaknya menganggarkan 75 persen, terkait tunggakan insentif nakes Covid-19 di Tahun Anggaran 2021.

“Karena saat itu ada kesepakatan pembayaran di bawah KMK, ternyata ada surat Kementerian yang mengharuskan membayar sesuai KMK. Sehingga, kami anggarkan di anggaran perubahan 2021,” jelasnya saat dihubungi pojokbanua.com, Kamis (14/10/2021).

Menurutnya, kegiatan untuk anggaran perubahan ini baru beberapa hari bisa dilaksanakan dan BPKAD pun sudah siap pembayaran.

“Tinggal menunggu perhitungan dan surat pencairan dari Dinkes dan RSUD Idaman. Kami sudah monitor,” tutupnya. (SB/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA