iklan di pojokbanua

Transaksi di Atas Rp100 Ribu Melalui QRIS, Dikenakan Biaya 0,3 Persen

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Jul 2023 09:33 0 Khairun Nisa

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Sejak 1 Juli 2023, Bank Indonesia (BI) mulai menetapkan Merchant Discount Rate (MDR) sebesar 0,3 persen untuk transaksi di atas Rp100 ribu menggunakan QRIS.

Hal ini disampailan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Wahyu Pratomo, Selasa (25/7/2023).

Sejak awal peluncurannya di tahun 2019, BI telah mengenakan MDR QRIS sebesar 0,7 persen.

Namun, pada April 2020, BI membebaskan kelompok pedagang usaha mikro (UMI) dari pengenaan MDR, sebagai respons atas kondisi ekonomi yang tengah lesu akibat pandemi.

“Mulai 1 Juli 2023, MDR QRIS kembali dikenakan untuk UMI dengan tarif sebesar 0,3 persen,” ujar Wahyu.

Tarif MDR tersebut, menurut Wahyu, lebih rendah dibanding tarif MDR saat awal peluncuran QRIS. Tarif MDR QRIS yang dikenakan kepada UMI juga lebih rendah dibanding golongan lainnya, yaitu usaha kecil (UKE), usaha menengah (UME), dan usaha besar (UBE) sebesar 0,7 persen.

Sementara, untk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Badan Layanan Umum (BLU), dan Public Services Obligation (PSO) dikenakan tarif MDR RIS sebesar 0,4 persen.

Selain itu, kata Wahyu, tidak semua tarif MDR QRIS disesuaikan. Merchant QRIS kategori Government to People (G2P) seperti bantuan sosial, People to Government (P2G) seperti pembayaran pajak, paspor, dan donasi sosial nirlaba tetap dikenakan tarif MDR sebesar 0 persen alias nihil.

Wahyu melanjutkan, MDR QRIS akan dialokasikan kepada ke industri penyedia jasa pembayaran agar pelayanan QRIS kepada masyarakat bisa lebih baik.

“Banyak yang belum tahu, di balik satu transaksi QRIS, ada banyak penyedia jasa pembayaran yang terlibat. Mulai dari penerbit (issuer), acquirer, lembaga switching, lembaga services, hingga lembaga standar,” tambah Wahyu.

Berdasarkan data BI, secara nasional, per Mei 2023, ada 35,8 juta pengguna QRIS dan ada 26,1 juta merchant QRIS. Sebanyak 95,87 persen merchant QRIS merupakan pelaku UMKM. Dalam setahun terakhir, volume dan nominal transaksi QRIS juga tumbuh signifikan, secara berturut-turut sebesar 152 persen dan 175 persen.

Untuk diketahui, di Kalsel tercatat sudah ada 454.986 pengguna QRIS. (KN/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
1. Infografis sosmed 10 penyakit
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA