harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Tingkatkan Layanan Kesehatan Jiwa, Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Okt 2023 19:41 0 185 Yuliandri Kusuma Wardani

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan pelatihan upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa bagi pengelola program kabupaten/kota.

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Pelatihan diselenggarakan di Banjarmasin selama enam hari dari, mulai tanggal 23-28 dan diikuti 30 peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalsel, Diauddin mengatakan pelatihan ini sangat penting bagi tenaga kesehatan dalam memberi pelayanan kesehatan jiwa yang berkualitas. Apalagi, saat ini kasus kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan yang signifikan di dunia, termasuk Kalsel.

“Beban masalah kesehatan jiwa terus meningkat yang berdampak terhadap kesehatan dan konsekuensi sosial, hak asasi manusia dan ekonomi utama di semua negara di dunia,” katanya, Senin (23/10/2023).

Untuk mengatasi hal tersebut, upaya promotif dilakukan melalui promosi kesehatan. Sedangkan upaya preventif dilakukan dengan pengenalan faktor risiko, deteksi dini, pemberian kekebalan atau imunisasi, pemberian obat pencegahan secara massal yang didukung dengan kegiatan promosi kesehatan dan surveilans kesehatan.

“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan mengendalikan masalah kesehatan jiwa dan napza melalui upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif,” ujarnya.

Upaya promotif dan preventif dilakukan dengan pendekatan siklus kehidupan dan kelompok risiko yang lebih besar dibandingkan oleh penderita gangguan jiwa. Mulai dari usia anak sekolah memasuki masa persiapan pra nikah, ibu hamil, menjalani peran ibu rumah tangga, hingga lanjut usia yang mempunyai banyak permasalahan pada emosional psikologi jiwa nya melalui Deteksi Dini skrining SDQ-SRQ pada Tahun 2022 dengan sasaran 30% (16,79) se-Kalsel.

Kemudian, upaya promotif meliputi mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatan jiwa masyarakat secara optimal. Menghilangkan stigma pelanggaran HAM, permasalahan pada ODGJ dan meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap Keswa, menyediakan sarana media KIE (leaflet, poster, video singkat, MCV, lembar balik, dsbnya), serta memberikan penyuluhan, seminar dan pelatihan masalah kesehatan jiwa.

“Mudah-mudahan, dalam pelatihan enam hari ke depan ini pemegang program keswa di 13 kabupaten/kota bisa bersama kita berkoordinasi dengan lintas sektor dan program untuk membantu mengatasi permasalahan keswa,” pungkasnya. (MC Kalsel/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA