iklan di pojokbanua

Tak Ingin Lupakan Sejarah, Puluhan Pemuda di HST Gelar Napak Tilas Perjuangan Gua Kudahaya

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Mei 2023 21:24 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Sejumlah pemuda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Napak Tilas Perjuangan Gua Kudahaya di Desa Cukan Lipai, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Kamis (18/5/2023).

Kegiatan itu digelar sebagai upaya edukasi sejarah peringatan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan 17 Mei 1949 yang juga terjadi diwilayah tersebut.

Koordinator Kegiatan, Muhammad Arifin mengatakan, sebanyak 45 peserta dari berbagai kalangan Pecinta Alam dan relawan di HST turut tergabung mengikuti berbagai rangkaian kegiatan napak tilas perjuangan tersebut.

“Para peserta terdiri dari Garimbas, Vertical Rescue Indonesia, Pahuluan Rescue, Orpala Linggis, KPA Green Jungle, warga setempat dan berbagai peserta lainnya,” terang Arifin.

Arifin menjelaskan, semula kegiatan berlangsung pada hari Rabu (17/5/2023) dengan para peserta melaksanakan penghormatan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Birayang Surapati. Lalu, mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Gua Kudahaya di Desa Cukan Lipai.

“Napak tilas dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 2 jam menuju Gua Kudahaya yang merupakan tempat yang sangat bersejarah pada masa perjuangan lalu,” jelasnya.

Selanjutnya, berbagai rangkaian pun dilakukan di gua tersebut. Mulai dari pelaksanaan apel, diskusi sejarah perjuangan, serta mengenalkan tempat bersejarah yang juga merupakan bagian dari bentang alam hutan Meratus yang patut terus dilestarikan.

“Lokasi Gua Kudahaya ini erat kaitannya dengan peristiwa sejarah Hambawang Pulasan. Ini merupakan situs sejarah, markas dan saksi panjang perjuangan para pahlawan H. Damanhuri, Hasan Basry, Aberani Sulaiman yang digunakan sebagai tempat diskusi, titik kumpul, maupun mengatur strategi dalam mengusir penjajah di Banua,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan napak tilas tersebut, Arifin berharap, generasi muda maupun masyarakat semakin mengenal akan sejarah perjuangannya. Serta, situs sejarah tersebut dapat terjaga dan dikelola dengan baik dan masyarakat sekitar dapat diberdayakan dalam pengelolaannya.

“Semoga tahun berikutnya dapat terlaksana kembali. Lebih bagus lagi, kalau pemerintah dapat menginisiasi dalam pelaksanaannya agar semakin banyak masyarakat bisa teredukasi dengan sejarah perjuangan tersebut,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut terlaksana dengan turut didukung oleh Bank Kalsel dan keuntungan dari hasil penjualan baju “haragu batang banyu”, serta sumbangan pikiran, tenaga, maupun material dari para pecinta alam dan relawan. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA

Member JMSI

Network

LAINNYA