iklan di pojokbanua

Sepi Pelanggan, Pedagang Taman Bawah Asam Kembali Pindah Berjualan di Trotoar

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Mei 2024 17:17 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Puluhan pedagang di Taman Bawah Asam Barabai yang sebelumnya direlokasi dari trotoar Taman MTQ mengaku sepi pelanggan, sehingga mereka perlahan berinisiatif pindah lapak kembali ke trotoar.

Sepinya pelanggan di lokasi tersebut dinilai karena lokasi kurang strategis. Sebelumnya, mereka direlokasi karena hendak berjalannya proyek rehabilitasi Taman MTQ Barabai sehingga kawasan trotoar setempat disterilkan.

Meski demikian, ada satu pedagang yang masih bertahan di Taman Bawah Asam tersebut walaupun sepi. Dia adalah Sumiatin yang memilih tetap mengikuti arahan pemerintah untuk berjualan di lokasi tersebut.

“Memang benar sepi disini, makanya mereka (pedagang lain) tidak bertahan,” katanya saat ditemui awak media, Jumat (24/5/2024).

Selain mengikuti arahan dari pemerintah, alasan lainnya karena sulit membawa barang jualan ke trotoar tempat lapak awal berjualan itu. Meski begitu, ia tetap berharap ada solusi dari pemerintah agar jualan para pedagang dapat laris kembali dan ditata sedemikian rupa.

“Dari segi pendapatan, memang sangat berbeda jauh dengan waktu berjualan di tempat sebelumnya. Di sini Rp20 ribu keuntungan per hari,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Supri mengaku memilih pindah kembali ke tempat jualan sebelumnya karena jualannya lebih laris. Lokasinya juga lebih strategis yang menjadi jalur masyarakat melintas dan terkadang singgah di lapak jualannya.

“Tidak masalah bolak-balik membawa barang dan ada biaya buat rombong sendiri, tapi pemasukan ada tiap hari di sini (trotoar),” jelasnya.

Dia juga mengakui berjualan di trotoar ini tidak membuat izin. Mengingat para pedagang lain juga setiap hari ada berjualan di lokasi tersebut. Terlebih, rencana renovasi Taman MTQ ini juga masih belum dikerjakan.

“Tidak ada izin, karena pedagang yang lain juga berjualan di sini, kenapa saya tidak bisa,” bebernya.

Terkait hal itu, Kepala Satpol PP dan Damkar HST, Subhani mengakui belum ada rencana penindakan. Mengingat masih belum ada permintaan dari dinas perdagangan.

Meski begitu, pihaknya mengaku siap bertindak jika ada permintaan atas hal itu.

“Belum ada rencana itu (penindakan), karena tidak ada permintaan dari Dinas Perdagangan. Tapi bila ada permintaan, kita siap,” tutupnya. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA