iklan di pojokbanua

Saksi Kunci Bacaleg Golkar HST Tak Hadir, Ini Kesimpulan Bawaslu

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Sep 2023 18:24 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Bawaslu HST telah menggelar sidang keempat dugaan pelanggaran administrasi yang dilaporkan oleh bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Golkar HST, Salasiah dengan terlapor KPU HST, Rabu (20/9/2023).

IMG-20240616-WA0002

Sesuai lini masa Basawlu, agendanya masuk sidang pembuktian mendengarkan saksi ahli dan kesimpulan pihak pelapor dan terlapor. Namun, saksi kunci dr. Danu yang diminta Salasiah tidak bisa berhadir saat itu, hingga Bawaslu langsung membacakan kesimpulan.

Kasus dugaan pelanggaran administrasi tercatat dengan nomor register 001/LP/ADM.PL/BWS.KAB.22.07/IX/2023 terkait dugaan tidak masuknya nama Salasiah saat pengumuman daftar calon sementara (DCS) di Dapil 4 HST, yakni Kecamatan Labuan Amas Utara dan Pandawan.

Sidang awalnya disepakati dimulai dari jam 11.00 Wita sampai dengan 13.00 Wita siang. Namun, karena pihak terlapor belum bisa menghadirkan saksi ahli, maka sidang sempat di skor sebanyak dua kali. Hingga dilanjutkan pada pukul 20.00 Wita malam.

Saat berlangsung sidang, ternyata pelapor masih tidak dapat menghadirkan saksi ahli. Berdasarkan kesepakatan bersama, sidang dilanjutkan dengan agenda pembacaan kesimpulan kedua belah pihak.

“Asalnya dokter itu saat diminta bersedia aja untuk bersaksi, cuma pas jamnya ia tidak bisa berhadir karena melayani banyaknya pasien,” kata Salasiah saat dihubungi pojokbanua.com, Kamis (21/9/2023).

Salasiah mengaku sudah mengutus pengacara untuk mendampingi dokter tersebut. Mengingat kesaksiannya sangat penting untuk memberikan kejelasan terkait tes kesehatan kejiwaan yang jadi permasalahan saat dirinya dinyatakan belum memenuhi dyarat (BMS) sebagai bacaleg Golkar HST hingga namanya hilang.

Lebih dari itu, ia juga berkali-kali menghubungi yang bersangkutan dengan beragam cara, tapi tetap saja nihil. Ia juga mengaku memahami tuntutan profesi dokter tersebut yang lebih mengutamakan untuk melakukan pelayanan pasien hingga tak bisa berhadir memberikan kesaksian.

Terlepas dari itu, Salasiah tetap meminta kepada majelis Bawaslu untuk memutuskan seadil-adilnya dan meminta namanya dapat dikembalikan sebagai DCS bacaleg Golkar HST.

“Semoga majelis Bawaslu yang akan memutuskan ini dapat berlaku netral dan adil, serta kasus ini dapat dijadikan sebagai pembelajaran bersama,” bebernya.

Sebelumnya, Ketua KPU HST, Ardiansyah mengatakan, permasalahan ini merupakan urusan internal dari partai politik (parpol). Sehingga, tidak ada kaitannya dengan KPU.

Lebih lanjut, proses mengganti nama bacaleg dalam DCS itu urusan internal parpol, bukanlah urusan KPU. Pihaknya hanya memeriksa pemberkasan dan menentukan yang bersangkutan apakah BMS atau TMS sesuai yang telah diajukan.

“Salah sasaran, bukan ranah kami,” sebutnya.

Kendati demikian, dalam sidang itu tampak kedua belah pihak sama-sama tetap mempertahankan argumentasinya. Sidang berikutnya adalah pembacaan putusan oleh Bawaslu HST yang paling lambat tanggal 29 September 2023. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit
2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA