iklan di pojokbanua

Rencana Bangun Embung di Bandara Ditolak, Akademisi ULM: Perlu Kajian Komprehensif

waktu baca 2 menit
Selasa, 15 Agu 2023 14:31 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Rencana pembangunan embung oleh Pemko Banjarbaru di lahan milik Angkasa Pura I Bandara Internasional Syamsudin Noor yang ditolak DPRD Banjarbaru, mendapat perhatian dari akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang juga merupakan pengamat tata kota, Dr. Eng. Akbar Rahman.

Ketua Prodi Arsitektur Fakultas Teknik ULM ini menilai, pembangunan embung harus memerlukan kajian yang komprehensif. Hal ini dikarenakan biaya untuk membangun sebuah embung tidaklah sedikit.

“Perlu landasan kajian komprehensif untuk mengoptimalkan fungsi embung, agar menjadi solusi permanen,” ujar Akbar saat dihubungi pojokbanua.com, Selasa (15/8/2023) siang.

Alumni Saga University, Jepang ini menilai, sebelum embung dibuat maka perlu melihat wilayah tangkapan air dan sistem drainase kawasan.

Kemudian, dia juga menyarankan agar memaksimalkan normalisasi sungai yang mengalami penyempitan atau pengendapan akibat desakan pembangunan. Agar kapasitas atau daya tampung airnya juga bisa optimal.

“Jika hasil rekayasa dan kalkulasi kapasitas tampungan air juga tetap rendah, maka kemudian perencanaan embung bisa menjadi opsi solusi,” sambung Akbar.

Di sisi lain, dia juga menyinggung keberadaan guntung, atau genangan air di antara dua bukit yang keberadaannya cukup banyak di Banjarbaru pada masa lalu. Menurutnya, perlu dilakukan penelitian terkait keberadaan guntung di Banjarbaru.

Jika kondisi alam Banjarbaru memang banyak guntung sebelumnya, Akbar berpandangan, ini merupakan cara alam melakukan keseimbangan secara alami.

“Kondisi ini harusnya tetap dipertahankan, karena kepadatan hunian guntung beralih fungsi, namun hal ini perlu dibuktikan lagi melalui kajian komprehensif,” tegasnya.

Menurut Akbar, guntung alami lebih sesuai dengan kondisi lingkungan dan sudah teruji dengan jangka waktu yang lama. Sementara, embung bisa belajar dari kondisi keberadaan guntung itu sendiri.

Hal paling penting penempatan embung harus betul-betul sesuai dan mampu mewadahi kapasitas air limpahan,” tuntasnya. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA