Ratusan Perkara di Barabai: Narkotika Mendominasi, Ini Faktor Penyebabnya

waktu baca 2 menit
Minggu, 10 Des 2023 16:40 0 201 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mencatat sepanjang tahun 2023 menangani sebanyak 194 perkara pidana umum maupun perdata.

Jumlah itu merupakan rekapitulasi perkara sejak awal Januari 2023 hingga 6 Desember 2023, termasuk perkara yang masih berjalan. Keterangan itu didapat dari Wakil Ketua PN Barabai, Lenny Kusuma Maharani kepada pojokbanua.com.

“Dari total 194 terdapat 128 perkara pidana umum dan 66 perkara perdata,” ucapnya.

Jika dibanding tahun 2022, jumlah perkara yang ditangani PN Barabai mengalami penurunan. Total perkara yang ditangani tahun lalu sebanyak 153, terbagi dalam 148 pidana biasa dan 5 perkara perdata.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Lenny memaparkan, perkara untuk tahun ini sangat beragam. Secara umum didominasi kasus narkotika 60 perkara, tindak pidana senjata api dan senjata tajam (sajam) 14 perkara, perjudian 13 perkara, UU kesehatan 4 perkara.

Kemudian, untuk perkara perdata meliputi gugatan 8 perkara, gugatan sederhana 6 perkara, permohonan 48 perkara dan 4 perkara anak.

“Untuk 4 perkara anak itu meliputi 2 perkara perlindungan anak, 1 perkara sajam telah inkrah dikembalikan ke orang tua, serta 1 perkara pemalsuan mata uang yang telah dijatuhi hukuman pembinaan rehabilitasi sosial di Banjarbaru,” jelasnya.

Kasus yang mendominasi, faktor penyebabnya disinyalir karena sempat pandemi Covid-19 melanda dan tidak ada kerjaan. “Terlebih, mereka kebetulan pemakai juga dan akhirnya jadi perantara narkotika. Ada juga memang bolak balik memakai (narkotika). Diiming-imingi biar dapat gratis akhirnya dia mau mencarikan pembeli,” lanjutnya.

Terkait perkara sajam, ia menduga kebanyakan yang membawa itu berdalih untuk membela diri. Namun, diperparah dengan kondisi mabuk dan beraktivitas di warung malam yang memicu kriminalitas.

“Kami mengimbau agar lebih gencar lagi melaksanakan sosialisasi turun ke masyarakat, termasuk narkotika dan sajam itu. Serta, gencar melaksanakan razia agar dapat mengurangi bahkan menghilangkan tindak kriminalitas,” ujarnya.

Di samping perkara pidana umum dan perdata, PN Barabai juga turut menangani pelanggaran lalu lintas sebanyak 1.012 perkara dan tindak pidana cepat 41 perkara. Namun untuk pidana khusus seperti kasus korupsi di PN Barabai tidak ditangani, karena merupakan kewenangan dari PN Kelas 1. (MH/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA