iklan di pojokbanua

Ratusan Penderita DBD di Kabupaten Banjar, Ayo Laksanakan Gerakan PSN!

waktu baca 2 menit
Rabu, 2 Agu 2023 17:15 0 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Berdasarkan data, Kabupaten Banjar memiliki 20 kecamatan. Jika dijumlah per bulan yakni Januari 51 penderita, Februari 56 penderita 1 meninggal, Maret 67 penderita dan 1 meninggal, April 54 penderita, Mei 75 penderita dan Juni 46 penderita. Artinya, hingga pertengahan tahun 2023 ini sudah ada ratusan penderita DBD.

Guna memutus mata rantai nyamuk dari jentiknya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat untuk melaksanakan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Banjar, Yasna Khairina melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Banjar, Seger menjelaskan, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh salah satu dari empat jenis virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes Aegypti.

“Bulan Mei 2023 sempat terjadi peningkatan. Kemudian, bulan Juni 2023 alhamdulillah terjadi penurunan. Mudah-mudahan, untuk bulan berikutnya sampai dengan akhir tahun nanti tidak lagi terjadi lonjakan,” harapnya, Selasa (1/8/2023).

Ia menjelaskan, upaya dinkes dalam melakukan pencegahan DBD yakni dengan sosialisasi, juga imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan Gerakan PSN secara serentak.

“Minimal seminggu sekali dengan kegiatan 3M plus, yakni menguras tempat-tempat penampungan air yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Kedua, menutup rapat-rapat tempat penampungan air yang dapat menjadi tempat nyamuk bertelur. Kemudian, menyingkirkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menampung air sewaktu musim hujan. Plusnya mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk,” tuturnya.

Menurutnya, melakukan fogging untuk membasmi nyamuk kurang efektif. Sebab, hanya membunuh nyamuk dewasa, tidak untuk jentik.

“Fogging ini merupakan solusi terakhir, yang paling menentukan untuk tidak meluasnya demam berdarah yakni dengan PSN atau 3M tadi. Kalau ini sudah dilaksanakan, insyaallah tidak akan terjadi lonjakan DBD,” ucapnya.

Ia menambahkan, gejala awal DBD yakni mendadak panas tinggi selama 2 hingga 7 hari, tampak lemah juga lesu, timbulnya bintik-bintik merah pada kulit dan sering terasa nyeri di ulu hati.

“Gejala selanjutnya, kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung dan di bawah kulit, kadang terjadi muntah atau berak darah. Bila sudah parah penderita mengalami gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Jika tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian,” pungkasnya.(WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA