Polisi Selidiki Mr X Serang Santri Ponpes Darussalam Pakai Sajam

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Okt 2023 11:08 0 160 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Polisi sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan khusus (pulbaket) buntut kehebohan yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Martapura, Kabupaten Banjar ketika para santri sedang bersih-bersih tetiba diserang orang tak dikenal alias Mr X yang mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis parang.

“Berdasarkan keterangan dari para santri di Ponpes Darussalam, telah terbentuk sebuah perkumpulan yang bertugas membersihkan lingkungan pondok. Kegiatan ini dilakukan setiap malam Selasa dan malam Jumat,” ujar Suwarji, Sabtu (28/10/2023).

Pada Kamis (26/10/2023) sekitar pukul 21.40 Wita, para santri sedang melaksanakan kegiatan pembersihan. Sebagian dari mereka membuang sampah ke Desa Sungai Sipai, sementara lima santri lainnya menunggu di depan pondok.

“Kelima santri yang menunggu di depan pondok tersebut adalah RD, MRR, ME, MAA, dan AR,” ungkapnya.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Saat itu, kelima santri ini sedang menunggu kedatangan unit pengangkut sampah sembari bergurau di depan ponpes. Lalu, seseorang tidak dikenal lewat dengan tangan kosong.

“Setelah melewati mereka, orang tersebut kembali mendekati kelima santri dengan membawa sebilah senjata tajam (parang),” tuturnya.

Melihat hal ini, tiga santri antara lain RD, MRR dan ME lari masuk ke dalam ponpes. Sementara MAA dan AR tetap berada di tempatnya.

“Orang yang membawa senjata tajam tersebut bertanya siapa yang mengolok-olok dirinya dan MAA menjawab tidak tahu. Setelah itu, orang tersebut mengatakan agar kejadian seperti ini tidak diulangi lagi, lalu meninggalkan ponpes,” ucapnya.

Kata dia, orang yang tidak dikenal tersebut merasa tersinggung oleh candaan santri, meski candaan tersebut sebenarnya tidak ditujukan kepada orang tersebut. Selama ini, tidak ada catatan keributan atau konflik yang terjadi di lingkungan Ponpes Darussalam, baik antara sesama santri maupun dengan warga sekitar.

“Kejadian ini sebagian besar disebabkan oleh kesalahpahaman antara warga dan santri yang menganggap bahwa para santri telah menghina seseorang. Apabila permasalahan ini tidak segera diselesaikan, ada kemungkinan kejadian serupa dapat terulang,” bebernya.

Diketahui, kelima santri tadi berasal dari Amuntai yang sedang menimba ilmu di Ponpes Darussalam tingkat Madrasah Aliyah.(WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA

Member JMSI

Network

LAINNYA