iklan di pojokbanua

PLN Teken Kesepakatan dengan Perusahaan China di Forum Bisnis China-Indonesia

waktu baca 4 menit
Selasa, 17 Okt 2023 20:44 0 Andy Arfian

POJOKBANUA, BEIJING – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja dan bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, Presiden RI juga menyaksikan kesepakatan antara PT PLN (Persero) dengan dua perusahaan energi bersih terkemuka dari China dalam kerja sama pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Acara tersebut berlangsung dalam Indonesia-China Business Forum (ICBF) di Beijing, China, pada tanggal 15-18 Oktober 2023.

IMG-20240616-WA0002

Selain dua kesepakatan yang disaksikan oleh Presiden Jokowi, PLN juga menandatangani tujuh kesepakatan lainnya dengan berbagai lembaga, antara lain The Export-Import Bank of China, Sinosure, Bank of China, Industrial and Commercial Bank of China, State Development & Investment Corp. Ltd, Huawei Tech Investment, dan China Energy International Group. Total nilai kesepakatan tersebut, termasuk pendanaan, mencapai lebih dari 54 miliar USD.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kunjungannya ke Beijing bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan China. Tiga isu utama yang menjadi fokus pertemuan ini adalah ekspor, investasi, dan ketahanan pangan.

“Sejumlah isu prioritas yang akan kita bahas dengan China antara lain peningkatan ekspor Indonesia, peningkatan investasi, dan pembangunan ketahanan pangan,” ungkap Presiden.

Guna meningkatkan investasi antara China dan Indonesia di sektor energi guna mendukung komitmen pemerintah dalam percepatan transisi energi di Indonesia, PLN memainkan peran penting. PLN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan State Grid Corporation of China (SGCC) dan Trina Solar China dalam pengembangan smart grid sebagai tulang punggung kelistrikan energi bersih di Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang juga mendampingi Presiden Jokowi dalam Forum Bisnis China-Indonesia 2023 di Beijing, menyatakan bahwa PLN merasa terhormat dapat bekerja sama dengan perusahaan energi kelas dunia di China. Melalui forum ini, ia melihat bahwa kemitraan antara pihak-pihak tersebut akan semakin kuat.

Darmawan menjelaskan bahwa kerja sama dengan SGCC merupakan bentuk kolaborasi untuk mendorong kemajuan dalam transisi energi.

“PLN berharap melalui kerja sama ini, SGCC dan PLN dapat saling memperkuat satu sama lain. Bersama-sama, kita akan membangun jalur transmisi supergrid ramah lingkungan, smart grid, dan memperluas kemitraan ke depan,” ujar Darmawan.

Kerja sama antara PLN dan SGCC juga melibatkan studi bersama dalam pemanfaatan energi terbarukan, penyimpanan tenaga listrik, integrasi jaringan listrik, dan manajemen jaringan cerdas. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan keandalan, kualitas, dan efisiensi sistem tenaga listrik.

Selain bekerja sama dengan SGCC, PLN juga menjalin kerja sama dengan investor lain dari China, yaitu Trina Solar. Melalui anak perusahaan PLN, yaitu PLN Indonesia Power Renewables, mereka melakukan joint venture dengan Trina Solar, Sinar Mas, dan Agra Surya Energi untuk membangun pabrik sel dan panel surya terbesar di Indonesia. Pabrik ini akan berlokasi di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.

“Trina Solar ini perusahaan terkemuka dengan teknologi masa depan. Bersama-sama, kami telah meluncurkan joint venture manufaktur Solar PV. Kami akan memperluas kapasitas dan produksi untuk memasok pasar Solar PV skala besar di Indonesia,” ujarnya.

Darmawan menjelaskan bahwa pembangunan manufaktur Solar PV di Kendal merupakan bukti nyata dari semangat kolaborasi yang terus diperjuangkan oleh PLN. Tujuan utamanya adalah untuk memaksimalkan potensi energi surya yang sangat besar di Indonesia, yang mencapai 207 Gigawatt (GW).

Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat mempercepat skenario transisi energi yang ambisius yang diusung oleh pemerintah Indonesia, dengan target 75 persen peningkatan kapasitas energi berasal dari sumber energi terbarukan dan 25 persen sisanya dari gas alam pada tahun 2040.

Kesepakatan ini merupakan komitmen PLN dalam mendukung upaya pemerintah yang gencar mengundang investasi di sektor energi baru terbarukan di Indonesia.

“Forum seperti ini menunjukkan perubahan besar. Dari kita yang sebelumnya terfragmentasi, menjadi satu kesatuan. Ini sekaligus memberi kita keyakinan, apapun tantangannya, kita akan terus bergerak maju demi masa depan yang lebih baik,” pungkas Darmawan.

Forum China-Indonesia Business Forum adalah bagian dari acara The Third Belt and Road Forum for International Cooperation (BRF) yang diprakarsai oleh Chamber of Commerce Committee Tiongkok.

BRF bertujuan untuk membangun kerjasama global melalui konsultasi yang luas, kontribusi bersama yang saling menguntungkan, serta kerjasama terbuka, hijau, bersih, dan berstandar tinggi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan. (RLS/AY)

 

Editor: Andy Arfian

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005

Member JMSI

Network

LAINNYA