iklan di pojokbanua

Petani Mengeluh, Sebagian Lahan Pertanian di HST Beralih Fungsi

waktu baca 1 menit
Minggu, 12 Mei 2024 07:35 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengeluhkan maraknya terjadi alih fungsi lahan pertanian dalam beberapa tahun terakhir.

Keluhan itu disampaikan Ketua KTNA HST, Saleh bersama anggotanya ke Dinas Pertanian (Distan) HST beberapa waktu lalu. Menurut pihaknya, masa depan para petani kian terancam.

Meski pihaknya tidak memiliki data secara pasti terkait alih fungsi itu, namun di lapangan terlihat banyak yang beralih fungsi karena pembangunan, baik itu perumahan, gudang maupun beragam hal lainnya.

“Lahan pertanian kian menyempit, izin pengurusan lahannya harus diperjelas agar warga (petani) tidak dikorbankan,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pertanian HST, Budi Satrya Tanjung saat dikonfirmasi membenarkan bahwa terjadi sejumlah alih fungsi lahan pertanian.

Tercatat, dalam kurun waktu lima hingga enam tahun terakhir, dari sebanyak 31 ribu hektare lahan pertanian produktif di HST berkurang menjadi 24 ribu hektare.

Jika ditaksir, ada pengurangan sekitar 7 ribu hektare lahan dalam kurun waktu tersebut. Di samping itu, ada cadangan luas baku lahan sebanyak 10 ribu hektare.

“Kami pun mengeluhkan tentang itu, karena banyak alih fungsi lahan,” ucapnya.

Guna mengatasi, pihaknya berupaya lewat Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) HST untuk melakukan penguatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). (MH/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

PENJUALAN ROKOK BATANGAN
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA