iklan di pojokbanua

Permudah Ibadah Haji, Ada Layanan Khusus Lansia Kalsel

waktu baca 2 menit
Sabtu, 11 Mei 2024 11:12 0 Khairun Nisa

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Sebanyak 217 calon jemaah haji (CJH) lanjut usia (lansia) asal Embarkasi Banjarmasin akan berangkat melangsungkan ibadah haji 2024.

Para jemaah lansia pun sudah harus memasuki asrama sehari sebelum waktu keberangkatan. Menyambut hal itu, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan (Kalsel) pun menyiapkan sejumlah fasilitas khusus bagi lansia.

“Di antaranya, gedung terpisah dengan adanya tombol layanan yang terhubung ke tenaga medis,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kalsel sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Tambrin saat dikonfirmasi, Sabtu (11/5/2024).

Disebutkan Tambrin, dalam pelaksanaan ibadah haji 2024 ini pihaknya mengambil tagline Ramah Lansia. “Yang kemudian untuk para lansia akan kita berikan layanan khusus untuk mereka,” ucapnya.

Meski ada layanan khusus bagi lansia, Tambrin menegaskan jika layanan khusus akan diprioritaskan bagi jemaah yang memang memerlukan pendampingan.

“Karena ada pula lansia yang masih sehat dan mampu berdiri, serta mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” kata Tambrin.

Dijelaskannya, layanan khusus yang pihaknya berikan kepada lansia ialah penyediaan bus angkutan dari kabupaten/kota calon jemaah. Akomodasi tempat tidur sendiri di asrama, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan dan penyerahan dokumen secara khusus tanpa perlu antre.

“Nanti dari petugas yang mendatangi ke kamar para lansia, tidak perlu ikut antre dan acara seremoni,” imbuhnya.

Tersedia pula puluhan kursi roda yang nantinya akan dipergunakan bagi lansia yang tidak mampu untuk berjalan. Bahkan, layanan khusus itu akan diberikan hingga para calon jemaah itu bersiap menaiki pesawat.

“Nah nanti para lansia tidak perlu menunggu, mereka disediakan angkutan khusus ke bandara,” beber Tambrin.

Selain itu, setiap kloter calon jemaah haji juga disediakan dokter dan dua perawat yang akan berjaga untuk memberikan layanan kesehatan.

“Jadi setiap kloter terdapat dokter dan dua perawat, itu masing-masing kloter ada,” tukasnya. (KN/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA