Perjuangan Distribusi Logistik Pemilu ke Dua Desa Tertinggal di Kalsel

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Feb 2024 14:10 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Menjelang berlangsungnya puncak pesta demokrasi, logistik Pemilu 2024 berangsur-angsur sudah mulai didistribusikan.

Di Kalimantan Selatan (Kalsel) dua desa yang masih berstatus tertinggal menjadi prioritas dalam distribusi ini karena tergolong dalam kategori rawan. Yakni Desa Juhu dan Desa Aing Bantai yang sama-sama berada di kaki Pegunungan Meratus, Kecamatan Batang Alai Timur, Hulu Sungai Tengah (HST).

Tantangannya, hanya bisa dijangkau berjalan kaki selama dua hari dari titik jalan terakhir. Medannya pun mulai dari melewati pegunungan, hutan hujan tropis, hingga beberapa sungai.

Ketua Panwascam Batang Alai Timur, Ahmad Budiansyah mengatakan, pergeseran logistik khusus di wilayah terjauh ini dengan tujuan Desa Aing Bantai dan Desa Juhu yang dibawa oleh porter menyeberang sungai, mendaki gunung dengan kondisi jalan yang ekstrem dikawal ketat aparat TNI dan Polri.

Info Iklan
Resize-2880-x-720-GENERIK-PP-2024

Pelepasan dilaksanakan pada Sabtu (10/02/2024), namun resmi diberangkatkan pada Minggu (11/02/2024) kemarin. Total logistik yang digeser ada 15 kotak suara.

“Rinciannya, 5 kotak suara tujuan Desa Juhu dan 10 kotak suara tujuan Desa Aing Bantai,” ucapnya, Senin (12/2/2024).

Adapun cara membawanya, 15 kotak suara ini diberangkatkan dengan cara diikat menggunakan tali oleh pada porter dan digendong, serta dibungkus plastik berlapis.

“Perjalanannya dua hari, sehingga logistik-logistik yang dibawa dibungkus dengan plastik yang telah disiapkan oleh KPU sebanyak dua lapis,” jelasnya.

“Hal ini untuk mencegah bilamana menghadapi cuaca ekstrem sehingga logistik tersebut tidak rusak,” sambung Budiansyah.

Sementara itu, Kapolsek Batang Alai Selatan (BAS), Ipda Bahrudin mengatakan, pengamanan distribusi logistik ini dilaksanakan oleh TNI-Polri.

“Ada pengawalan dan penjagaan mulai dari perjalanan membawa logistik hingga ke TPS-TPS yang ada di Desa Juhu dan Desa Aing Bantai,” tuturnya.

Bahrudin mengatakan,
personel yang menjaga dan mengawasi proses pencoblosan akan dilaksanakan pada hari H yakni tanggal 14 Februari 2024 dan akan kembali pada tanggal 15 Februari 2024.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, sebanyak 1.871 desa yang tersebar di 154 kecamatan dan 144 kelurahan, hanya tersisa dua desa yang berstatus tertinggal hingga awal tahun 2024 ini. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
1. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit

Pemilu Serentak 2024

Pemilu Serentak 2024

Pemkab Banjar

pemkab banjar

Member JMSI

PWI

Network

LAINNYA