iklan di pojokbanua

Periksa Mata Tanpa Sentuhan? Yuk, Berobat ke RSD Idaman Banjarbaru

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Jun 2022 18:49 0 Nanang Apidae

POJOKBANUA, BANJARBARU – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru terus berupaya memberi layanan prima untuk masyarakat, dengan adanya alat canggih pemeriksaan mata tanoa disentuh.

IMG-20240616-WA0002

Dengan didukung peralatan memadai dan SDM unggul, tak heran berbagai layanan di rumah sakit milik pemerintah ini telah menjadi rujukan utama bagi khalayak umum berobat, seperti halnya layanan poli mata.

Dokter Spesialis Mata RSD Idaman Kota Banjarbaru, Dr Hadijah menyampaikan, ada berbagai penyakit gangguan mata yang dapat ditangani. Di antaranya tajam penglihatan atau abun jauh dan rabun dekat, katarak, glaukoma, trauma mata, infeksi mata luar, penyakit saraf mata hingga pterygium atau aging sulur.

“Penyakit mata itu ada berbagai macam jenis. Penanganannya pun dilakukan dengan metode yang berbeda-beda. Saat ini, poli mata kami memiliki sarana prasarana memadai untuk mengatasi gangguan yang saya sebutkan tadi,” katanya kepada awak media, Sabtu (18/6/2022).

Dokter spesialis mata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro ini menerangkan, setidaknya ada enam ciri-ciri gangguan mata secara umum. Biasanya, tak disadari atau justru dibiarkan yang mengakibatkan penanganannya terlambat.

“Secara umum ciri-ciri gangguan mata itu jika mengalami penglihatan kabur, mata merah, mata sakit, mata gatal, mata bengkak dan mata berair atau belekan,” jelasnya.

Kata dia, poli mata RSD Idaman Banjarbaru telah mendatangkan sebuah alat baru bernama kerato refrakto tonometri. Alat ini memiliki kelebihan khusus, hanya dalam sekali pemeriksaan dapat secara langsung melihat ukuran lensa, tekanan bola mata dan ketebalan kornea pasien. Semua tanpa ada sentuhan ke mata.

“Dengan alat kerato refracto tonometri dapat mempercepat waktu pemeriksaan. Alat ini biasanya digunakan memeriksa gangguan tajam penglihatan, sekaligus screening glaukoma,” tuturnya.

Sementata itu, Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Medik, Harun Arrasyid menekankan, RSD Idaman merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru yang berkomitmen terus mengembangkan layanan.

Menurutnya, manajemen RSD Idaman memiliki kewajiban untuk mewujudkan dengan menggali kemampuan SDM, dipadukan dengan peralatan diagnostik dan tindakan yang mumpuni.

“Komitmen ini selaras dengan keinginan kami bersama untuk menaikan klasifikasi RSD Idaman dari kelas C menjadi kelas B. Tentunya, menjadi rujukan bagi rumah sakit lain di sekitarnya,” bebernya.

Ia menyebut, sarana dan prasarana ini merupakan elemen penting yang akan terus digenjot baik dari kualitas, kuantitas, jenis alat dan pendukungnya.

“Hasil akhir yang kita capai ialah meningkatnya utilisasi, serta kepuasan atas layanan kesehatan di RSD Idaman Banjarbaru,” pungkasnya.(NS/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221229-WA0030
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA