Periksa Alat Ukur di Tiga SPBU, Pelanggar Bakal Dibina hingga Proses Hukum

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Des 2023 10:39 0 167 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Dinas Koperasi, Usaha, Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melalui Bidang Kemetrologian dan Bina Usaha melakukan pengawasan dan tera pada beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) COCO atau milik pemerintah (Pertamina) di wilayah Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar, Senin (11/12/2023) kemarin.

Tiga SPBU tersebut antara lain SPBU COCO 63.706.02 dan SPBU COCO 64.706.05 Kecamatan Gambut, serta SPBU COCO 61.706.01 Kertak Hanyar.

Kepala DKUMPP Banjar, Kencana Wati menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk perlindungan konsumen masyarakat.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

“Ada dua kegiatan pengawasan yang dilakukan sejak 5 hingga 15 Desember 2023, yaitu pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) dan pengawasan volume ukur BBM di SPBU Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Kata dia, pihaknya bekerja sama dengan para penyidik dari Polres Banjar dan pengawas dari Kemetrologian BSML Regional III Kalimantan. “Kami ingin memastikan hak-hak konsumen terlindungi dengan baik dan memastikan volume pada alat ukur. Kemudian, memastikan tidak ada potensi-potensi kecurangan untuk volume tersebut,” lanjutnya.

Tahun ini, BDKT juga sudah dilaksanakan dua kali pengawasan. Bertujuan, memastikan barang-barang dalam keadaan terbungkus yang beredar di masyarakat baik label, isi dan masa kedaluwarsanya bisa dilihat dan dipantau jika tidak sesuai ketentuan.

Sementara itu, Pengawas Kemetrologian Ahli Madya BSML Regional III Kalimantan, Ahmad Yani menuturkan, hasil dari pemeriksaan di tiga SPBU COCO semua alat ukur yang digunakan telah memenuhi standar dan tak ada temuan pelanggaran atau penyimpangan hitungan standar alat ukur.

“Jika, semisal saat dilakukan pemeriksaan ditemukan pelanggaran maka langkah awal akan dilakukan pembinaan kepada SPBU yang melakukan pelanggaran. Kemudian, jika telah dilakukan pembinaan ternyata masih ada pelanggaran dan tindakan sesuai prosedur hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, standar dari SPBU adalah plus minus 0,5% atau plus minus 100 ml. Hasilnya, kali ini ambang batas di tiga SPBU masih dalam kewajaran, dapat disimpulkan SPBU COCO yang diperiksa sudah sesuai prosedur yang ditentukan. (WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221229-WA0030
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA