Pemkab Banjar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2023

waktu baca 2 menit
Selasa, 4 Apr 2023 15:24 0 124 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banjar, Ikhwansyah beserta Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banjar menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 secara virtual di Command Center Manis Martapura, Selasa (4/4/2023).

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri, Tomsi Tahir Balaw mengimbau agar mewaspadai kenaikan komoditas harga bahan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H. Bagi kabupaten/kota yang belum mengirimkan data tentang operasi pasar murah dan sidak pasar agar secepatnya dikirim, karena dibutuhkan untuk melakukan pemetaan penanganan terhadap daerah yang bersangkutan.

“Bagi kepala daerah yang tidak mengirimkan data, maka akan dianggap kebutuhan komoditas menjelang lebaran telah terpenuhi,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Disribusi dan Jasa, Puji Ismartini menerangkan, inflasi di bulan Ramadan dan menjelang lebaran, pada Maret 2023 lebih rendah dari tahun sebelumnya.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Menurutnya, ini perlu waspada terhadap kenaikan harga beberapa komoditas yang mungkin terdampak tingginya permintaan menjelang lebaran, seperti tarif angkutan udara, daging sapi dan daging ayam ras, bawang merah dan lain-lain.

”Inflasi Maret 2023, 65 kota mengalami inflasi, serta 23 kota mengalami deflasi. Di Pulau Jawa inflasi tertinggi di Kota Sumenep 0.67 persen, sedangkan di Luar Pulau Kalimantan ada di Tanjung sebesar 0,93 persen. Komoditas andil terbesar yakni tarif air minum PAM 0,56 persen, ikan segar 0,10 persen, beras 0.08 persen serta bensin dan cabai rawit 0,06 persen,” rincinya.

Berdasarkan laporan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendagri, komoditas utama yang mempengaruhi peruban indeks perkembangan harga yaitu cabai rawit mengalami kenaikan harga di 143 kabupaten/kota.

Selain itu, beras menyumbang kenaikan di 98 kabupaten/kota dan cabai merah penyumbang penurunan harga di 113 kabupaten/kota.(WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
2. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA