harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Pemilu 2024, Ratusan ODGJ di Kalsel Belum Dapat Kepastian TPS-K

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Jan 2024 09:26 0 195 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – RSJ Sambang Lihum yang menampung ratusan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga kini masih belum mendapat kepastian, terkait keputusan lokasi pemilihan Tempat Pemungutan Suara Khusus (TPS-K) untuk persiapan Pemilu 2024.

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Anna Martiana Afida menyatakan, hal itu disebabkan karena pembentukan tim teknis belum dilakukan. Namun, mereka berkomitmen untuk kolaborasi dengan Bakesbangpol dan KPU Kabupaten Banjar.

“Kami akan menindaklanjuti kebijakan pemerintah dengan baik, bekerja sama dengan pihak terkait,” ujar Anna saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, belum lama tadi.

Terkait teknis pemungutan suara, Anna menjelaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan KPU setempat dan RSJ Sambang Lihum hanya dapat mengusulkan.

“Dengan 130 pengidap kejiwaan yang sedang menjalani perawatan, RSJ berencana berkolaborasi dengan KPU dan Bakesbangpol untuk menentukan lokasi yang terbaik bagi pasien dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dokter spesialis kejiwaan, Yanuar Satrio Sarosa menambahkan, kondisi ODGJ yang bisa berubah-ubah menimbulkan risiko gaduh gelisah, perilaku kekerasan dan kurangnya kooperatifan.

“Oleh karena itu, keputusan untuk memilih ke TPS terdekat harus mempertimbangkan risiko tersebut,” jelasnya.

Komisioner KPU Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib menerangkan, alasan lain RSJ Sambang Lihum belum mengajukan usulan TPS-K. Sebab, menanggapi risiko tinggi yang dihadapi, terutama terkait kondisi pasien yang sulit ditebak.

“Usulan itu kami cermati dulu. Setelah itu apakah memungkinkan di situ didirikannya TPS lokasi khusus, kalau memang bisa baru ditindaklanjuti dan kami sampaikan ke KPU RI,” bebernya.

Dia menegaskan, KPU Kabupaten Banjar akan mempertimbangkan usulan sebelum menindaklanjuti pembentukan TPS-K.

“Proses tersebut melibatkan evaluasi dari bawah. Apabila memungkinkan, akan disampaikan ke KPU RI untuk mendapat arahan dan rekomendasi,” tutupnya. (WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA