iklan di pojokbanua

Peduli Maskot Kalsel, Lihat Bekantan Segera Laporkan

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Feb 2022 11:34 0 Nanang Apidae

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Bank Kalsel mengajak masyarakat peduli melindungi bekantan sebagai maskot Kalimantan Selatan (Kalsel).

Apabila kita ada melihat bekantan, segera laporkan ke pihak terkait karena termasuk hewan yang dilindungi.

Hal ini disampaikan dalam talkshow Obligasi (Obrolan Lintas Generasi) yang menghadirkan narasumber di bidang pelestarian bekantan, Amalia Rezeki dan Helda, Senin (21/2/2022).

Pemilik Sahabat Bekantan, Amelia Rezeki menyampaikan, bekantan di Kalimantan sekarang hampir punah. Ini yang mendasari Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia terbentuk.

“Sekarang ini, yang meneliti keanekaragaman hayati banyak dari luar. Lokal jarang meneliti kekayaan alam yang ada di Kalimantan,” ujarnya.

Kata dia, yayasan ini didirikan tahun 2010, ia masih kuliah sampai sekarang menjadi Dosen di Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

“Alhamdulilah, awalnya hanya komunitas sekarang jadi yayasan. Terpenting, dari terbentuknya yayasan ini dapat mendekatkan anak sejak dini dengan alam, terutama mengenal bekantan,” ucapnya.

Menurut Amalia, Program kerja yang dijalankan dari yayasan yaitu mengedukasi bekantan dan alam kepada anak muda melalui duta bekantan. Selanjutnya, ada sekolah konservasi alam dan program volluting.

Selain itu, ada program berupa rescue, rehabilitasi dan pelepasan bekantan, serta restorasi mangrove dan rambai.

“Melalui program ini, kita akan menyelamatkan habitat bekantan agar tidak punah atau beralih fungsi,” jelasnya.

Daerah Barito Kuala (Batola) telah dilakukan penanaman mangrove sebanyak 1000 pohon dengan melibatkan masyarakat.

“Mengambil peran dalam pelestarian bekantan agar bekantan tetap aman dan terjaga. Bekantan sebenarnya memakan dedaunan seperti daun mangrove, kelakai dan rambai. Bukan memakan pisang yang kita ketahui,” paparnya.

Perhatian pemerintah terhadap pelestarian hewan yang dilindungi ini mulai meningkat, dan masyarakat juga sudah memahami, serta mencintai hewan yang hampir punah.

“Apabila teman-teman melihat keberadaan bekantan, diharapkan langsung melaporkan ke pihak terkait agar langsung direscue dan diamankan. Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan mengapresiasi atas laporan tersebut,” tuturnya.

Dosen ULM ini menyebut, sebaran populasi bekantan ada 3 Negara yakni Indonesia, Malaysia dan Brunai. Terbanyak berada di Indoesia.

“Semakin lama populasi bekantan semakin menurun, yang menyebabkan itu karena adanya perubahan alih fungsi lahan seperti banyak dibangun perumahan,” bebernya.

Adapun, pemilihan duta bekantan berbeda dengan kompetensi lainnya. Sebab, harus menampilkan bakat tapi dinilai dari pengalaman, yang terlibat dalam komunitas lingkungan alam atau melalui Sahabat Bekantan.

“Kita juga mendukung program dari Menparekaf, Sandiaga Uno untuk mengembangkan wisata bekantan ke tingkat dunia,” katanya.

Amelia bilang, Bekantan termasuk dalam hewan yang dilindungi. Tercantum dalam UU Nomor 5 tahun 1990 seperti berburu, membunuh, mengawetkan. Tiap hewan yang dilindungi, sanksinya hukum pidana 5 tahun dan denda Rp100 juta.

“Apabila ada sesorang yang memelihara bekantan di rumah, itu tidak dibolehkan karena tidak ada izin resmi. Sehingga, itu termasuk pidana,” imbuhnya

Sementara itu, Duta Bekantan Indonesia, Helda menambahkan, tugasnya lebih ke arah edukasi sekolah dasar dan anak muda.

“Awalnya, kita menanamkan ke anak sekolah dasar. Mereka harus mengenal hewan endemik seperti habitat, makanan, perkembangannya dan lain-lain sejak kecil,” lanjut Helda.

Selain itu, duta bekantan juga ikut terlibat dalam konservasi dan budidaya mangrove. Mulai dari penanaman hingga perawatanya.

“Nanti, bakal ada event memperingati Hari Bekantan pada 28 Maret 2022. Ada beberapa agenda seperti penanaman pohon rambai,” tutupnya.(NS/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA