harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Pantau Masyarakat Beri Uang pada Gepeng, CCTV Bakal Dipasang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Mar 2023 13:13 0 200 Khairun Nisa

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Larangan pemberian uang pada pengemis dan pengamen di persimpangan jalan kini didukung dengan adanya kamera pengawas untuk memantau masyarakat yang masih memberi uang atau barang.

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Satpol PP Banjarmasin bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin akan menggunakan kamera pengawas yang berada di persimpangan jalan untuk mengawasi dan melihat pemberi gelandangan dan pengemis (gepeng) serta pengamen.

“Kita akan coba pergunakan itu sebagai alat bukti, secara teknis kita akan dokumentasikan,” kata Kepala Satpol PP Banjarmasin, Akhmad Muzaiyin, Jumat (3/3/2023) kemarin.

Mantan Camat Banjarmasin Timur ini menerangkan,jika nantinya pelat nomor kendaraan pengendara yang kedapatan memberi uang atau barang kepada gepeng, akan terekam oleh kamera CCTV. Nantinya, akan diberikan penindakan secara ringan.

Jika menilik Perda Nomor 12 tahun 2014 tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis serta Tuna Susila, hukuman tindak pidana ringan (tipiring) diberikan bagi pengendara yang kedapatan memberi uang kepada gepeng.

“Dengan ketentuan perda, mereka (pengendara) dapat diberi denda maksimal Rp100 ribu,” ujar Muzaiyin.

Hal ini, jelasnya tidak bermaksud untuk melarang warga bersedekah atau memberi sumbangan. Namun, kegiatan seperti itu bisa tepat sasaran, tepat waktu sehingga bisa maksimal.

“Kita harap kegiatan itu bisa tepat sasaran, tepat tempat, juga tepat waktu. Sehingga bisa maksimal untuk kesejahteraan warga yang benar benar membutuhkan,” jelasnya.

Sebabnya, ia meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat agar bisa menegakkan perda yang sudah ditentukan tersebut.

“Tanpa dukungan warga secara keseluruhan. Baik dari keamanan, kenyamanan dan ketertiban kota tak bisa maksimal untuk bisa diatasi,” tandas Muzaiyin. (KN/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA