iklan di pojokbanua

Orang Tua Siswa Kecewa PPDB Online SMA, Kenapa?

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Jun 2022 17:44 0 Nanang Apidae

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Orang tua calon peserta didik, Abdul Rasyid (48) mengaku kecewa dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur online.

IMG-20240616-WA0002

Bermula, dirinya sudah mendaftar sang anak, Muhammad Raffi Ikhsan pada salah satu sekolah SMA di Banjarmasin. Hari pertama, data anaknya sudah masuk dalam hasil PPDB jalur zonasi.

“Ketika pendaftaran hari kedua, kenapa namanya hilang tidak ada lagi di hasil akhir itu,” ceritanya saat ditemui usai mengeluh ke sekolah terkait, Selasa (28/6/2022) pagi.

Bahkan, ia memastikan nama sang anak sudah ada dalam daftar, hasil PPDB online tersebut.

“Kami sudah ada bukti screenshoot, tapi kenapa nama anak saya tergeser. Penjelasan oleh pihak sekolah ini, nama anak saya tidak masuk karena masalah zona,” jelasnya.

Kendati demikian, ia kekeh bahwa berdomisili daerah Pelambuan dan satu-satunya sekolah itu yang terdekat. Di sisi lain, ia juga tak bisa lagi mendaftarkan anaknya ke sekolah lain.

“Kenapa jadi tidak bisa, mau sekolah di mana anak saya. Ini saya disuruh melapor (Disdik Kalsel) di Banjarbaru oleh pihak sekolah terkait,” terangnya.

Alhasil, ia merasa kecewa pada pelaksanaan PPDB secara online yang sangat menyulitkan para orang tua ketika ingin mendaftar anaknya untuk bersekolah.

“Mengecewakan. Bukannya memudahkan tapi malah banyak orang tua yang tidak paham soal PPDB online ini,” cetusnya.

Menanggapi keluhan itu, Wakil Kepala SMAN 2 Banjarmasin, Yudo Sasongko mengaku, itu hanya kesalahpahaman karena kurangnya pengetahuan yang dipahami pada pelaksanaan PPDB.

“Memang benar anak beliau itu sudah sempat masuk di sini, walaupun jarak dekat rapi karena kita menggunakan jalur zonasi. Dari jumlah pendaftar sangat banyak, jadi jalur itu setiap waktunya ada pemotongan di bagian jarak,” jelasnya.

Yudo bilang, saat ini tepat di pukul 10.00 Wita, pemberlakuan jarak dari hitungan 1736 meter. “Setiap jam ada update, ada pembaharuan jarak. Pastinya, para pendaftar terus bergulir, ketentuan dan kepastiannya itu besok,” lanjutnya.

Kata dia, pihak sekolah sudah memberi arahan agar orang tua siswa bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta. Namun, di sisi lain orang tua siswa itu ingin tetap mendaftar anaknya di sekolah negeri.

“Jadi, solusi yang kita tawarkan dia bisa mendaftar di sekolah swasta atau melapor ke Disdik Kalsel untuk melakukan pencabutan berkas pendaftaran awal,” pungkasnya. (NS/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA