Naker Award 2023, Kalsel Terbaik Nasional Olimpiade Pengupahan Berbasis Produktivitas

waktu baca 3 menit
Sabtu, 2 Des 2023 12:27 0 166 Yuliandri Kusuma Wardani

POJOKBANUA, JAKARTA – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil meraih penghargaan tingkat nasional pada Naker Award 2023 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) di Balai Sarbini Jakarta Selatan, Jumat (1/12/2023).

Pada Naker Award 2023 tersebut, Kalsel berhasil meraih peringkat 2 Olimpiade Pengupahan Berbasis Produktivitas Kategori Perusahaan Kecil yakni perusahaan BPR Mitra Multidana.

Kepala Dinas Tenaga dan Transmigrasi Kalsel, Irfan Sayuti mengatakan, capaian prestasi tersebut berkat motivasi yang tiada henti-hentinya dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin.

“Berkat dukungan Paman Birin, setiap program dan kegiatan di jajaran kami Insyaallah akan memberikan manfaat dan berdampak langsung kepada masyarakat Kalsel,” ujarnya.

Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)

Menurut Irfan, penghargaan ini akan semakin menambah semangat bagi jajaran Disnakertrans Kalsel untuk terus meningkat kinerja dalam upaya melakukan pembinaan terhadap perusahaan.

“Alhamdulillah, atas raihan BPR Mitra Multidana Bersama ini, BPR Mitra Multidana Bersamaakan menjadi role model untuk penerapan pengupahan yang ideal kedepan. Sehingga, ini akan berdampak pada kesejahteraan pekerja dan produktivitas bagi perusahaan untuk terus meningkatkan daya saing mereka,” harapnya.

Sementara itu, Wapres RI, KH. Ma’ruf Amin dalam sambutannya menerangkan, saat ini sektor ketenagakerjaan Indonesia mulai bangkit dan pulih pasca hantaman pandemi Covid-19. Hal ini nampak dari tingkat pengangguran terbuka maupun setengah pengangguran yang menunjukkan penurunan, selaras dengan pertambahan penduduk yang bekerja.

Dia menilai, sejumlah persoalan dalam pembangunan ketenagakerjaan di tanah air masih menjadi tantangan, seperti rendahnya tingkat pendidikan dan produktivitas tenaga kerja.

“Lebih dari setengah penduduk bekerja masih berlatar pendidikan SMP ke bawah. Di samping itu, hampir 60 persen pekerja yang bergerak di sektor informal mengindikasikan tingkat produktivitas yang masih rendah,” jelasnya.

Dirinya memaparkan, beberapa strategi untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut, khususnya meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Pertama, penguatan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dari hulu sampai ke hilir. Dari proses pelatihan hingga ke tingkat penyerapan tenaga kerja dalam dunia kerja, termasuk untuk memastikan produktivitas tenaga kerja.

Kedua, menekankan pentingnya para pemberi kerja agar konsisten menjamin hak-hak pekerja, sekaligus mendukung upaya pencapaian prioritas pembangunan.

“Ketiga, seluruh pelaku dunia usaha agar senantiasa mendorong pengembangan kompetensi dan karier pekerja, serta optimalisasi teknologi. Keempat, Wapres menginstruksikan pemerintah daerah agar menyusun perencanaan dan penganggaran terkait bidang ketenagakerjaan dengan seksama dan memastikan proses bisnis berjalan sesuai dengan kebijakan ketenagakerjaan,” bebernya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah melaporkan bahwa pihaknya memberikan penghargaan Naker Award kepada para gubernur dan perusahaan yang telah memberikan kontribusi terbaik di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam pemulihan pascapandemi Covid-19.

“Penghargaan ini tidak lain untuk meningkatkan motivasi kita semua untuk berperan dengan lebih maksimal lagi di dalam pembangunan ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Naker Award 2023 ini penggabungan dari berbagai penghargaan yang ada di Kemenaker, sebagai berikut :

1. Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan yang diberikan kepada gubernur yang berhasil meraih prestasi, dalam memajukan berbagai pencapaian indikator keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di daerahnya.

2. Penghargaan Olimpiade Pengupahan Berbasis Produktivitas (OPBP), penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang telah menerapkan sistem pengupahan berbasis produktivitas dan membangun kesadaran sosial untuk menerapkan pengupahan yang adil dan berdaya saing melalui struktur dan skala upah.

3. Penghargaan Pengukuran Produktivitas yang diberikan kepada perusahaan, karena telah berhasil menunjukan secara nyata keberhasilannya dalam menerapkan konsep produktivitas dan kualitas dalam kehidupan usahanya, baik secara umum maupun secara khusus di bidang produksi, pemasaran, tenaga kerja, keuangan serta penerapan dan penguasaan teknologi.

4. Penghargaan Perusahaan Terbaik yang berhasil menjalankan dan mengembangkan bisnisnya di Indonesia, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ketenagakerjaan nasional melalui pertumbuhan penempatan tenaga kerja baru, inklusifitas dan ramah disabilitas, pengembangan kompetensi dan karir pekerja atau buruh, serta perhatian pada perlindungan dan pemenuhan hak pekerja atau buruh. (Adpim/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
2. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA

Member JMSI

Network

LAINNYA