iklan di pojokbanua

MUI Bolehkan Salat Tarawih hingga Salat Idul Fitri Berjemaah di Masjid

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Mar 2022 15:46 0 Nanang Apidae

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya membolehkan Salat Wajib, Salat Idul Fitri dengan merapatkan saf dan pengajian di masjid dalam jumlah banyak, seiring menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia, Jumat (11/3/2022).

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) MUI Nomor Kep-28/DEP-MUI/III/2022 tentang aturan ibadah di masa pandemi.

Ketua Dewan Pimpinan MUI, Asrorun Niam Sholeh menyampaikan, untuk mencegah dan menanggulangi penularan wabah Covid-19, pihaknya telah menetapkan beberapa fatwa terkait pelaksanaan ibadah.

Pertama, fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaran ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19

Kedua, fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tentang panduan kaifiat takbir dan Salat Idul Fitri saat pandemi Covid-19.

Ketiga, fatwa MUI Nomor 31 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan Salat Jumat dan jemaah.

“Pemerintah bersama masyarakat terus melakukan penanganan dan pengendalian Covid dengan berbagai ikhtiarnya. Setelah angka peredaran Covid-19 menunjukkan tren menurun, pemerintah menetapkan kebijakan pelonggaran aktivitas masyarakat,” ujar Asrorun.

Dia bilang, ini mengacu pada hasil Rapat Pimpinan Komisi Fatwa MUI, pada 10 Maret 2022. Sehingga, muncul Fatwa MUI Nomor 31 Tahun 2020, pada diktum A.3.

“Untuk mencegah
penularan wabah Covid-19, penerapan physical distancing saat salat berjemaah dengan cara merenggangkan saf hukumnya boleh, sah dan tidak kehilangan keutamaan berjamaah karena kondisi tersebut sebagai hajat syar’iyyah,”.

Menurutnya, pelaksanaan salat berjemaah dilaksanakan dengan kembali ke hukum asal (‘azimah), yaitu dengan merapatkan dan meluruskan saf (barisan). Sebab, merupakan keutamaan
dan kesempurnaan.

Selain itu, mengacu pada Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 penyelenggaran ibadah dalam melihat situasi kondisi terjadinya wabah Covid-19 yang terkendali, maka diberlakukan ketentuan diktum 5 dalam fatwa tersebut.

“Umat Islam wajib menyelenggarakan Salat Jumat dan boleh menyelenggarakan aktivitas ibadah yang
melibatkan orang banyak seperti jemaah salat lima waktu atau rawatib, Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri di masjid atau tempat umum lainnya. Serta, menghadiri pengajian umum dan majelis taklim dengan tetap menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19,” bebernya.

Ia mengimbau, umat Islam semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir, selawat, sedekah, serta senantiasa berdoa kepada Allah SWT. Diberi perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya (daf’u al-bala’), khususnya wabah Covid-19.

“Mari kita siapkan diri lahir dan batin dengan menjalankan berbagai syiar keagamaan. Pengajian dan aktivitas keagamaan lain yang biasa dilakukan saat bulan Ramadan dengan tetap disiplin menjaga kesehatan,” harapnya. (NS/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA