iklan di pojokbanua

Menengok Rumah Saudagar Cempaka, Tetap Kokoh Berdiri Walau Berusia Lanjut

waktu baca 2 menit
Minggu, 23 Apr 2023 01:02 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Masyarakat Kampung Lukaas, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka tentu tidak asing dengan keberadaan rumah seorang saudagar ternama bernama Haji Satta atau populer dengan sebutan Saudagar Cempaka.

IMG-20240616-WA0002

Rumah Saudagar Cempaka ini sendiri berlokasi tak jauh dari Jalan Mistar Cokrokusumo, tepatnya sekitar 300 meter dari pinggir jalan. Rumah dengan nomor 20 ini, secara administratif masuk wilayah RT. 029/RW.009, Kelurahan Sungai Tiung, Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Rumah ini berdiri di tengah hutan dan kebun karet. Seluruh konstruksi bangunan termasuk pondasi pun menggunakan kayu ulin, maka tak heran jika bangunan menggunakan rumah adat Banjar Gajah Manyusu ini masih nampak kokoh berdiri walau sudah berusia cukup lanjut. Disinyalir, rumah Saudagar Cempaka telah berdiri sebelum era 1960-an.

Pada Sabtu (22/4/2023), pojokbanua.com berkesempatan bertemu dengan Zainul Arifin. Didampingi Ketua RT.029, Junaidi (63), pria ini mencoba menceritakan keberadaan rumah yang sempat ditinggali bersama orang tuanya itu di tahun 1963. Tepatnya, usai merantau dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Seingat saya, sewaktu datang ke sini sekitar umur 3 tahun, rumah ini sudah ada. Sempat ikut tinggal di sini, karena orang tua belum punya rumah seusai hijrah dari Barabai,” ucap Yuin, sapaan akrabnya.

Dirinya menuturkan, secara keseluruhan bentuk bangunan tak berubah karena menggunakan pondasi kayu ulin. Hanya bagian lantai dan tembok saja yang diganti.

“Paling yang dulunya tak ada plafon, sekarang sudah ada plafon. Banyak sekali kenangan waktu kecil saat datang ke sini (Lukaas). Dulu tinggal di sini sekitar empat tahun, lalu pindah dan membangun rumah sendiri, walau lahannya masih meminjam punya Saudagar Cempaka,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RT.029, Junaidi menambahkan, sebagian besar tanah di wilayah RT yang dipimpinnya merupakan milik Saudagar Cempaka. Kendati demikian, ia tak mengetahui persis berapa luasannya.

“Dari keseluruhan wilayah RT. 029 sampai belakang Lapas Banjarbaru itu, termasuk tanah Haji Satta,” ungkapnya.

Selain rumah milik Saudagar Cempaka dan rumah warga yang meminjam lahan, Junaidi mengatakan bahwa sebagian lahan milik Saudagar Cempaka dimanfaatkan untuk perkebunan.

“Sebagian dimanfaatkan, sebagian pula dibiarkan kosong. Di belakang sana ditanam pohon sengon,” imbuhnya sembari menunjuk lokasi.

Ia menyebut, rumah Saudagar Cempaka kini ditinggali oleh warganya bernama Mahrun. Karena belum memiliki rumah sendiri, warga ini pun mendiami rumah Saudagar Cempaka tersebut.

Lalu, apakah ahli waris Haji Satta sering datang ke rumah ini? “Tiap hari Jumat beliau (ahli waris) datang secara rutin. Namun ada juga yang datang dua minggu sekali. Namun kalau datang tiap hari Jumat itu rutin untuk menjenguk kawasan ini,” tandasnya. (FN/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020

Member JMSI

Network

LAINNYA