iklan di pojokbanua

Menembus Belantara, Memberantas Buta Aksara: Pemerintah Klaim Lakukan Upaya (3-habis)

waktu baca 3 menit
Selasa, 2 Mei 2023 21:41 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Keberadaan pendidikan kesetaraan yang berbentuk non formal Paket A Mangga Jaya, tidak dapat dipungkiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjalankan tugasnya untuk memfasilitasi pendidikan masyarakat setempat. Walaupun baru hadir pada 2021 silam.

Sesuai amanah UUD 1945 pada Pasal 31 Ayat 1 dan 2 berbunyi, (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Pada Januari 2023 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Ekspedisi Meratus yang langsung dipimpin oleh Bupati HST, H Aulia Oktafiandi, bersama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) HST, M Anhar dan sejumlah pimpinan SKPD beserta rombongan lainnya.

Ekspedisi itu menempuh jalur mengitari kawasan terpencil Pegunungan Meratus Desa Atiran, Batu Perahu, Aing Bantai, Juhu, hingga turun ke Desa Hinas Kiri dari Kamis (26/1/2023) hingga Selasa (31/1/2023) untuk mengunjungi warga dan menampung aspirasi mereka, termasuk Dusun Mangga Jaya sendiri.

Kepala Disdik HST, M Anhar melalui Kasi Dikmas, Andry Rachmat Hidayat mengatakan, hadirnya pendidikan non formal kesetaraan Paket A atau setingkat SD tersebut merupakan upaya pengentasan buta aksara di kawasan daerah terpencil HST. Namun, pihaknya tidak mempungkiri masih belum maksimal.

Sejumlah review telah dilakukan pihaknya kepada warga belajar yang diakui sudah mulai bisa membaca, menulis, dan berhitung. Namun, tidak ada data pasti terkait perkembangannya.

Perkembangan itu tidak lepas juga dari kontribusi dua pengajar di lapangan yang telah berjuang mengabdi kepada masyarakat. Pihaknya pun mengapresiasi kinerja para pengajar dan menambahkan gajihnya dari semula Rp3,5 juta menjadi Rp5 juta untuk setiap bulannya.

Terkait ketiadaan bangunan belajar, saat ini Dusun Mangga Jaya baru memiliki Perpustakaan Desa yang bisa difungsikan juga sebagai tempat belajar masyarakat.

Sementara itu, pemerhati pendidikan, Muhammad Hidayatullah mengatakan, solusi untuk mengatasi permasalahan pendidikan masyarakat terpencil jangan hanya sebatas memfasilitasi sampai disitu saja. Peningkatan kualitas guru dan keberlangsungan jenjang pendidikan warga belajar juga perlu dipikirkan mendalam.

“Harus ada sebuah mekanisme khusus yang menjamin masyarakat setempat untuk mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Beasiswa khusus misalnya,” terang pendiri Komunitas Akar Bukit ini.

Terlebih lagi, mereka untuk melanjutkan pendidikan memiliki tantangan sangat besar. Akses SMP terdekat berada di Desa Hinas Kiri, sedangkan SMA terdekat ada di Desa Batu Tangga yang tentunya perlu modal besar baik secara material, maupun moral karena harus turun gunung jauh dan berpisah dari keluarga.

“Ada beberapa kasus masyarakat Dayak Meratus membuat pondok kecil untuk dapat dihuni mendekatkan tempat tinggalnya dengan sekolah, baik SMP maupun SMA. Ada juga yang tinggal di indekos,” tambahnya.

Disisi lain, ia pun merekomendasikan, pemerintah setempat dapat membuat suatu inovasi program penempatan khusus ke kawasan terpencil untuk membantu mengatasi ketimpangan pendidikan maupun melakukan pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah dapat membuat program penempatan khusus dalam jangka waktu tertentu dalam bingkai pengabdian dan pemberdayaan pendidikan dan masyarakat. Saya yakin banyak saja Fresh graduate yang tertarik asal jelas saja jaminan kegiatan dan kesejahteraannya,” sarannya.

Di sisi lain, pemerintah atau kemenerian terkait, menurut Dayat, sapaan akrabnya, jangan hanya disibukkan dengan otak-atik kurikulum belaka, tetapi abai terhadap urgensi permasalahan pendidikan pelosok yang sudah hampir 1 abad termarginalkan oleh perlakuan negara. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA