iklan di pojokbanua

Malam Ini Bertepatan Malam Nisfu Syaban, Jangan Lupa Perbanyak Ibadah

waktu baca 2 menit
Minggu, 28 Mar 2021 03:19 0 muattha

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Bulan Syaban sudah mendekati pertengahan bulan, artinya setiap umat Islam dianjurkan untuk melakukan ibadah di malam Nisfu Syaban. Nisfu Syaban sendiri kerap disebut sebagai malam pengampunan dosa, dimana pada tahun ini jatuh pada Minggu malam, 28 Maret 2021.

IMG-20240616-WA0002

Pada malam Nisfu Syaban, umat muslim dimanapun berada akan melaksanakan peribadatan dan sejumlah amal kebaikan, hal ini karena malam Nisfu Syaban adalah satu momen yang spesial. Dengan kondisi pandemi saat ini, masyarakat dianjurkan melakukan ibadah di rumah atau di masjid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Berikut adalah sejumlah amalan yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban: berdoa, memohon ampun kepada Allah SWT, menjaga shalat lima waktu dan membaca Alquran.

Sebagaimana diketahui, umat Muslim dianjurkan membaca Alquran, namun anjuran membaca Alquran sangat ditekankan pada waktu-waktu yang mulia dan diberkahi seperti bulan Syaban dan Ramadan.

Amalan lain yang bisa dikerjakan adalah berpuasa terlebih pada bulan Syaban yang di dalamnya terjadi malam Nisfu Syaban.

Dikutip dari kemenag.go.id, pada bulan Syaban, Rasulullah SAW memperbanyak puasa sunah. Bahkan beliau hampir berpuasa satu bulan penuh, kecuali satu atau dua hari di akhir bulan saja agar tidak mendahului Ramadan dengan satu atau dua hari puasa sunah.

Berikut ini dalil syar’i yang menjelaskan hal tersebut:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ: وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ

Dari Aisyah R.A berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156).

Dalam riwayat lain Aisyah berkata:

كَانَ أَحَبُّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانَ، ثُمَّ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ

“Bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW untuk berpuasa sunah adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadan.” (HR. Abu Daud no. 2431 dan Ibnu Majah no. 1649)

Berikut niat Puasa Syaban

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin’an ada’I sunnati Sya’bana lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syaban esok hari karena Allah ta’ala.

(NA)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA