Lansia Penyebar Dugaan Ujaran Kebencian di Kalsel Dibekuk, Terancam 5 Tahun Penjara

waktu baca 2 menit
Senin, 30 Okt 2023 12:29 0 346 Khairun Nisa

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Seorang pria lanjut usia (lansia) asal Blora, Jawa Tengah terancam 5 tahun kurungan penjara usai melakukan dugaan penyebaran ujaran kebencian di 14 kabupaten/kota se-Indonesia.

Lansia tersebut berinusual WA (62), yang telah melakukan aksinya sejak Maret 2023 di sejumlah kota di Indonesia. Jika dihitung, aksinya telah dijalankan sebanyak 221 titik.

“Yang bersangkutan telah melakukan aksinya di 221 titik pada 14 kota di Indonesia,” ungkap Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, Senin (30/10/2023).

Diketahui, WA melakukan aksinya lantaran mendapatkan petunjuk usai dirinya bermeditasi di sebuah pemakaman. Ia pun menjalankan aksinya di sejumlah titik di Indonesia.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Di antaranya 5 titik di Jakarta Timur; serta di wilayah Pulau Jawa seperti Bandung 16 titik; Semarang 30 titik; Surabaya 33 titik; dan Solo 3 titik.

Lalu wilayah Sumatera seperti Metro, Lampung 13 titik; Palembang 2 titik; Jambi 16 titik; Pekanbaru 30 titik; dan Medan 2 titik.

“Kemudian wilayah Kalimantan meliputi Banjarmasin sebanyak 13 titik, Palangkaraya sebanyak 33 titik, sebanyak Sampit 10 titik, dan Pontianak 15 titik,” ungkap jenderal bintang dua ini.

WA pun diamankan di Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala) bersama sejumlah alat bukti. Di antaranya 48 lembar poster pamplet berisi ujaran kebencian, 4 buah spidol, 2 buah gunting, 1 bundel potongan psiter pamplet, dan 3 botol lem kertas.

“Tanggal 29 September 2023 sekitar pukul 15.30 Wita di kecamatan Bati-bati, Tala, pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolda Kalsel untuk proses lebih lanjut,” beber mantan Dirtipidum Bareskrim Polri ini.

Perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 4 huruf b ayat (1) atau barang siapa dimuka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk negara Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp500 juta.

Selain itu, pelaku juga dikenakan Pasal 156 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (KN/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005

Member JMSI

Network

LAINNYA