Kronologis Penganiayaan Pasutri di Tanah Laut

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Mar 2022 22:13 0 129 Yawafie

POJOKBANUA, TANAH LAUT – Kasus dugaan tindak pidana percobaan perampokan (curas) dan pengeroyokan di Jalan Hutan Kintap, Kilometer 12, Desa Salaman, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala) akhirnya berhasil terungkap.

Wakapolres Tala, Kompol Irwan Kurniadi membeberkan, kronologis kejadian. Penganiayaan yang dilakukan pelaku, A dan MZ terhadap pasangan suami istri (pasutri), Zulkifli dan Ariani, pada Rabu (2/3/2022) sekitar pukul 02.00 Wita.

Diketahui, A merupakan warga Desa Liang Anggang, RT.1/RW.1, Kecamatan Bati-Bati, sedangkan MZ warga Jalan Hutan Kintap, Desa Salaman, Kilometer 17, RT.17/RW.2, Kecamatan Kintap.

Bermula, A berencana merampok Zuklifli dengan mengajak MZ sekitar pukul 20.30 Wita. Sebelum melancarkan aksi, keduanya terlebih dulu membeli dan memakai sabu.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

“Usai memakai sabu, A dan MZ menyerang Zulkifli menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang,” katanya, Senin (7/3/2022).

Istri Zulkifli, Ariani pun terbangun dari tidurnya karena kegaduhan yang terjadi dan langsung berteriak minta tolong. Khawatir teriakan itu terdengar orang, keduanya kemudian menyergap Ariani dan melukainya.

Usai berhasil membuat pasutri tersebut tidak berdaya, kedua pelaku sempat mencari uang dan sabu. Namun, hingga melarikan diri tak ada satu pun barang yang berhasil dibawa kabur,” jelasnya.

Kemudian, warga menerima laporan dan polisi mendatangi lokasi kejadian. Kemudian, pasutri itu langsung dibawa ke RSUD KH Mansur Kintap dan dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

Kendati demikian, dugaan baru justru mencuat, setelah Zulkifli kabur dari ruang observasi RSUD Hadji Boejasin Pelaihari dengan 11 luka tusukan di badannya.

“Kita tetap mencari jejak Zulkifli. Diduga, selain menjadi korban perampokan tapi juga sebagai penjual bagi kedua pelaku membeli sabu,” ungkapnya.

Kurang dari 24 jam, petugas dari Polsek Kintap dan Polres Tala berhasil mengamankan kedua pelaku di rumah masing-masing.

Kedua pelaku, langsung menjalani pemeriksaan. Mereka dijerat dengan Pasal 365 juncto 53 KUHP dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun.(NR/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA