iklan di pojokbanua

Kronologi Lengkap Penangkapan 2 Pengedar Sabu di Kalsel

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Mei 2021 21:08 0 Yawafie

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel) menangkap dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial A dan S di lokasi yang berbeda.

IMG-20240616-WA0002

Barang bukti haram tersebut ditemukan dalam paket besar dan kecil dengan berat kurang lebih 916.39 gram.

“Berdasarkan informasi yang kita terima, sering melakukan transaksi penerimaan ataupun penyaluran narkotika di Kalsel,” ungkap Kepala BNN Kalsel, Brigjen Pol Jackson Arison Lapalonga, Kamis (6/5/2021).

Dua tersangka itu, kini tengah menjalani proses tingkat penyelidikan lebih lanjut terhadap jaringan narkotika. Sebab, keduanya terindikasi kuat selalu berupaya menyelundupkan narkotika dengan jumlah yang cukup besar di Kalsel.

“Dengan tertangkapnya dua tersangka tersebut, kita telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 100 ribu orang dari penyalahgunaan narkotika,” paparnya.

Ia menceritakan, kejadian bermula ketika tersangka, A (55) warga Pekapuran A, Banjarmasin Timur akan membawa barang haram tersebut ke wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Diketahui, tersangka berinisial A ini bertugas sebagai kurir. Kemudian, belum sempat ke HST dirinya telah diringkus di Kabupaten Tapin pada 29 April 2021 lalu.

Sebelumnya, A sempat berusaha melarikan diri menggunakan motor matik yang dikendarainya. Bahkan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas.

Beruntung, berkat kesigapan petugas BNN upaya pelarian tersangka berhasil digagalkan. “Saat pencegatan di jalan, yang bersangkutan melarikan diri pakai motor,” lanjutnya.

Sesuai hasil interogasi, tersangka A mengaku disuruh seseorang berinisial S (61) warga Desa Mahang, HST untuk membeli sekaligus membawa sabu dari Banjarmasin ke HST.

Kemudian, informasi itu dikembangkan hingga dilakukan pemancingan terhadap tersangka, S untuk mengambil barang haram tersebut. Hingga akhirnya, berhasil diringkus di tepi Jalan Kota Barabai, HST.

Saat ditanya awak media, tersangka A mengaku, memang disuruh tersangka, S dan ini kali pertama dirinya menjalani aksi. “Ini baru pertama kali,” singkatnya.

Meski sudah mengetahui apa yang dibawanya itu merupakan barang terlarang, namun ia tetap nekat karena diiming-imingi bakal diberi upah sebesar Rp 5 juta. “Saya saat itu sekalian pulang ke Barabai,” pungkasnya. (TA/PR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005

Member JMSI

Network

LAINNYA