iklan di pojokbanua

Konsumen Keluhkan Harga Cabai Meroket

waktu baca 1 menit
Minggu, 18 Jul 2021 17:05 0 muattha

POJOKBANUA, BANJARBARU – Ramadhani, warga Guntung Manggis mengeluhkan meroketnya harga cabai di pasaran. Hal ini berdampak pada dagangannya di kompleks. Tak sedikit pembelinya yang komplen, lantran sambel ulek-nya tak sepedas biasanya.

IMG-20240616-WA0002

“Ya mau gimana lagi. Memang cabainya agak sedikit dari biasanya. Memang mahal di pasaran,” keluhnya, Minggu (18/07/2021).

Kenaikan harga cabai ini pun dibenarkan sejumlah pedagang di di Pasar Ulin Raya Banjarbaru. Memang harga pokok stabil, namun harga sayur seperti tomat dan cabai meroket. Misalnya harga tomat Rp 17.000, sementara Cabai Tiyung Rp 68.000. “Cabe tiyung dan tomat memang mengalami kenaikan harga sebulanan ini. Kisaran kenaikannya dari Rp5-8 ribu” ungkapnya.

Menurut data dari situs Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel yang terakhir diperbaharui, Rabu 14 Juli 2021, kenaikan harga cabai juga terlihat. Paling terasa kenaikannya adalah cabai rawit hijau segar dan cabai rawit lokal segar. Cabai rawit hijau segar naik Rp 8.600 menjadi Rp 36.600/kg, dan cabe rawit lokal segar melonjak Rp 5.600 menjadi Rp 94.400/kg. (ms/tam)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA