iklan di pojokbanua

Komitmen dan Peduli, Paman Birin Raih Penghargaan KPAI

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Jul 2023 20:01 0 Yuliandri Kusuma Wardani

POJOKBANUA, JAKARTA – Komitmen dan kepedulian Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Sahbirin Noor terhadap perlindungan anak dianugerahi penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Tahun 2023.

Penghargaan yang diterima Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu diserahkan oleh Ketua KPAI, Maryati Solihah melalui Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra dan Direktur Metro TV, Don Bosco Selamun di Studio Grand Metro TV, Jakarta Barat pada Kamis (20/7/2023).

“Alhamdulilah, terima kasih atas apresiasi KPAI. Ini sebagai bukti upaya pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak di Banua,” ujarnya.

Ia menyebut, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus terus tumbuh berkembang dan maju meraih cita-citanya. “Anak-anak adalah generasi penerus dan wajib dijaga dan dibina sebagai penerus estafet bangsa Indonesia,” pesannya.

Selain itu, penghargaan untuk Kalsel juga diraih Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang diterima Pejabat Bupati HSU, Zakly Aswwan. Selain Kalsel, ada dua provinsi lainnya yang juga meraih penghargaan KPAI 2023 kategori SIMEP, yakni Jawa Tengah dan Sumatera Barat.

Untuk tingkat kabupaten kota, yang masuk nominasi penerima Anugerah KPAI, yakni Kota Yogyakarta, Kota Mataram, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Dompu, Kabupaten Pesisir Selatan.

KPAI memberikan apresiasi dan penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan inovasi kepada kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten kota terhadap capaian penyelenggaran perlindungan dan pemenuhan hak anak berbasis aplikasi SIMEP.

SIMEP merupakan salah satu instrumen KPAI berbasis aplikasi yang bertujuan, untuk menilai sejauh mana komitmen dan inovasi daerah dalam mengawasi dan menindaklanjuti berbagai upaya, serta kepedulian terhadap pemenuhan dan perlindungan hak Anak.

Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah mengungkapkan, penilaian SIMEP ini dilakukan sejak 24 Januari hingga 15 Mei 2023 dengan verifikasi awal pada 6 kementerian/lembaga, 6 provinsi, 10 kabupaten/kota dan KPAD. Selanjutnya, dilakukan verifikasi akhir pada 12 Juni sampai 6 Juli 2023.

“Hingga Juni 2023 ini saja, sudah ada 1.662 pengaduan dari masyarakat. Ini menunjukan peran negara, pemerintah pusat, kementerian, provinsi, kabupaten/kota dan serta berbagai masyarakat menjadi tantangan dalam merespons permasalahan tersebut,” tuturnya.

Pelaporan masyarakat menjadi kepercayaan publik untuk mengakhiri berbagai permasalahan anak. Untuk itu, KPAI saat ini terus melakukan penguatan kualitas pengasuhan anak, menekan angka korban kekerasan hingga mencegah perkawinan dini pada anak.

Wakil Presiden, KH Maruf Amin meminta, perlindungan anak harus menjadi perhatian bersama dan kasus anak harus diselesaikan berdasarkan regulasi yang ada.(KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA