Keren! Prodi Teknik Mesin ULM Racik Alat Reaktor Pengolah Sampah jadi Bahan Bakar

waktu baca 3 menit
Kamis, 25 Agu 2022 20:16 0 305 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Sebuah inovasi ditelurkan oleh tim dosen dari Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru.

Adalah alat pengolah sampah plastik dengan metode TSC-Pyrolysis yang digodok oleh tim dosen dari Program Studi Teknik Mesin, melalui Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA). Alat ini sendiri, dihibahkan kepada Bank Sampah Khalid, di Jalan Trikora Komplek Pondok Halim, Kelurahan Guntung Paikat pada Kamis (25/8/2022) pagi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Tim KIR siswa Dan siswi SMA Negeri 1 Banjarbaru Dan PK Biomassa SMKN 2 Banjarbaru, Kelompok Wanita Tani, Dinas Lingkungan Hidup kota Banjarbaru, Bapak Ruzaidin Noor (walikota banjarbaru periode 2010-2015)

Menurut Ketua Tim PDWA Program Studi Teknik Mesin, Gunawan Rudi Cahyono mengungkapkan, alat ini dapat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar cair dan bahan bakar gas . Saat ini, alat TSC-Pyrolysis ini masih pada tahap pengembangan oleh tim PDWA Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik ULM.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Alat reaktor yang dikembangkan oleh tim PKM Prodi Teknik Mesin ULM. (Foto: Fikri Noor/pojokbanua.com)

“Karena alat ini memerlukan energi panas untuk memanaskan bahan baku yang ada di dalam reaktor. Bahan bakunya sendiri yaitu berupa sampah plastik,” kata Gunawan.

Sampah plastik yang dimasukkan ke dalam alat ini, dipanaskan dengan suhu mencapai 300 derajat Celcius, yang dapat menghasilkan bahan bakar cair yang setara dengan minyak tanah, solar dan premium serta menghasilka gas metan. Alat ini bersifat portabel dengan kapasitas 5 kg sampah plastik.

“Ini bagian dari edukasi kita, tinggal nanti dari prototipe ini kita maksimalkan dan akan diproduksi dalam kapasitas yang besar,” sambung Gunawan.

Guna memudahkan proses kondensasi dari alat ini, Gunawan memaparkan, dibutuhkan air bersih yang terintegrasi dengan reaktor. Jika dipanaskan hingga suhu 300 derajat Celcius, maka uap panas yang dihasilkan dari proses pemanasan akan terkondensasi dan disalurkan ke tiga buah saluran keluar (output) dari proses kondensasi tersebut.

Gunawan menerangkan, saat ini timnya tengah melakukan riset untuk meningkatkan performa dari alat ini. Salah satunya mengganti tabung gas dengan panel surya, dengan memanfaatkan panas sinar matahari.

“Sehingga benar-benar memanfaatkan energi terbarukan dan biaya produksinya murah, karena memanfaatkan energi surya,” beber Gunawan.

Sementara itu, Agusnaedi, salah satu mahasiswa yang dilibatkan dalam program PKM ini mengaku senang dapat terlibat dalam program ini. Agusnaedi sendiri terpilih di antara sejumlah mahasiswa Prodi Teknik Mesin.

“Awalnya saya diminta ikut sambil belajar, kemudian saya mengajak beberapa teman saya untuk terlibat,” kata Agusnaedi.

Kegiatan Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Prodi Teknik Mesin ULM di Bank Sampah Khalid, Komplek Pondok Halim, Kelurahan Guntung Paikat pada Kamis (25/8/2022) pagi. (Foto: Fikri Noor/pojokbanua.com)

Kegiatan pengabdian ini sendiri, disambut positif oleh mahasiswa asal Sulsel ini. Karena, selain dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan, juga mendapatkan pengalaman dari kegiatan pengabdian ini.

“Senang, karena kita dapat ilmu dan mendapatkan umpan balik, serta pengalaman baru,” pungkas Agusnaedi. (FN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA