iklan di pojokbanua

Keluhan Orang Tua Pasien Di Medsos, Dirut RSUD Ulin Sebut Telah Bekerja Sesuai SOP

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Des 2022 18:43 0 Nanang Apidae

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Orang tua pasien berusia 1,5 tahun mengeluhkan pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin
di media sosial (medsos). Lantas, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Izaak Zoelkarnain langsung menyampaikan klarifikasi pada Kamis (8/12/2022).

Dia mengatakan, jajarannya telah bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Di mana, sebelum melakukan tindakan, dokter sudah memberikan penjelasan kepada orang tua pasien mengenai tindakan tersebut.

“Dengan dibuktikan orang tua pasien menandatangi persetujuan dan orang tua pasien sudah memahami dari persetujuan tindakan itu,” ujarnya.

Izaak memastikan, tidak ada dugaan malpraktik. Karena, dirinya mengklaim, RSUD Ulin Banjarmasin sudah bekerja sesuai aturan yang berlaku.

“Masyarakat sudah dewasa, kasus ini pasti ada pro dan kontra, dan ini juga sebagai koreksi masyarakat terhadap RS ini dalam bentuk pengawasan. Jika keluhan itu sebenarnya dan tidak mengada-ngada, bakal kita perbaiki,” terangnya.

Mantan Direktur RSUD Anshari Saleh Banjarmasin ini memaparkan, RS di bawah pengelolaan Pemprov Kalsel ini telah banyak menyembuhkan ribuan pasien. Sehingga, masyarakat dapat menilai pelayanan RS ini.

“Semua itu akan tenggelam dengan satu berita, jadi kita kumpulkan awak media di sini untuk membenarkan kronologis sebenarnya dan tidak simpang siur di masyarakat,” bebernya.

Terkait dugaan gejala yang dialami anak pasien, Izaak menjelaskan, tubuh membutuhkan natrium dalam aliran darah untuk mengendalikan keseimbangan cairan tubuh. Jika kadar natrium rendah jumlah cairan tubuh akan meningkat.

“Kondisi itu menyebabkan gangguan kesehatan ringan hingga serius. Level natrium darah dianggap normal antara 135 hingga 145 Milliequivalents per liter,” jelasnya.

Sedangkan, natrium pada pasien hanya sebesar 117 Milliequivalents per liter. Jika di bawah 120 Milliequivalents per liter, harus dilakukan tindakan cepat. Karena, pasien yang kekurangan natrium mengakibatkan banyak organ yang terganggu.

Sementara itu, dokter penanggung jawab, dr. Nurul Hidayah menyampaikan, pasien ini diduga mengalami kejang tanpa diiringi panas atau demam.

“Kami mencoba mencari penyebabnya, dan masih belum tahu penyebabnya dari mana,” tungkasnya. (NS/FN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA