harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Keberadaan Petani Disabilitas di Banjarbaru, Aditya Pastikan Bakal Beri Perhatian

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Jan 2023 18:04 0 206 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Keberadaan petani disabilitas di Banjarbaru, yang tetap bersemangat dalam bertani di tengah keterbatasan fisik, rupanya sampai ke telinga Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Ditemui pojokbanua.com di Balai Kota Banjarbaru pada Selasa (31/1/2023), orang nomor satu di Kota Idaman memastikan, Pemko Banjarbaru akan memberikan perhatian untuk petani disabilitas.

“Karena petani disabilitas ini butuh perhatian khusus. Insya Allah akan menjadi prioritas,” ucapnya.

Selain itu, Aditya menambahkan, Pemko Banjarbaru melalui dinas terkait yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) akan memberikan bantuan kepada petani disabilitas. Terutama bantuan berupa bibit dan pupuk.

Dia sendiri mendapatkan informasi bahwa petani disabilitas masih ada yang bertani di lahan yang statusnya masih sewa pinjam. Merespons hal ini, Aditya bakal menginventarisir aset lahan milik Pemko Banjarbaru, agar dapat dimanfaatkan untuk pertanian yang bakal digarap petani disabilitas.

“Kita coba nanti, di mana ada lahan Pemko yang produktif maupun tidak produktif, akan kami inventarisir. Insya Allah kalau bisa kita kasih pinjam, akan kita kasih pinjam,” lugas Aditya.

“Kita akan beri perhatian khusus dan mudah-mudahan ini bisa membantu mereka (petani disabilitas),” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, petani disabilitas di Banjarbaru masih memiliki semangat untuk bertani, di tengah keterbatasan fisik . Salah satunya Musoli, warga Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin.

Kendati kehilangan kaki kanannya selama 14 tahun terakhir, tak menurunkan semangatnya untuk bertani. Profesi yang telah ia tekuni selama 20 tahun terakhir.

“Kita harus semangat. Lebih baik daripada mengemis, karena bertani itu bisa berkarya sendiri,” ucap Musoli kepada pojokbanua.com, Senin (30/1/2023) sore.

“Karena petani itu adalah pekerjaan yang tidak dipaksa oleh orang. Yang penting kita bekerja sesuai kemampuan, serta ada hasilnya,” tandasnya. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA