iklan di pojokbanua

Kebakaran Marak di Banjarmasin, Akademisi ULM Sebut Faktor Bangunan dan Manusia jadi Penyebab

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Jul 2023 20:25 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Maraknya kebakaran permukiman yang mulai marak di Banjarmasin beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius akademisi Fakultas Teknik (FT) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, Dr. Eng. Akbar Rahman.

Ditemui di Banjarbaru pada Jumat (14/7/2023) sore, pengamat tata kota ini mengungkapkan tren musibah kebakaran permukiman selama lima tahun terakhir meningkat.

Akbar menyebutkan ada dua faktor utama penyebab maraknya kebakaran permukiman. Yaitu faktor bangunan dan faktor manusia.

“Faktor bangunan itu misalnya kepadatan rumah di perkotaan yang cukup tinggi, bahan konstruksi bangunan yang mudah terbakar, utilitas bangunan tidak rapi dan kelalaian manusia,” ungkapnya.

Dari sisi manusia, Akbar mengatakan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat terkait bahaya kebakaran disinyalir jadi faktor penyumbang tingginya musibah kebakaran di Kota Seribu Sungai itu.

“Lalu solusinya bagaimana? Pendekatan dan penataan kawasan agar betul-betul selektif dan mengantisipasi kebakaran dengan menata jarak bangunan,” sarannya.

Selain itu, Ketua Prodi Arsitektur FT ULM Banjarbaru ini menyarankan Pemko Banjarmasin agar sigap dalam menata permukiman pasca musibah kebakaran. Karena selama ini, kebiasaan warga pasca musibah kebakaran adalah kembali membangun rumah di lokasi kebakaran dengan pola yang sama.

“Pemerintah harus menggenjot kampanye dan edukasi, agar masyarakat benar-benar memperhatikan faktor penyebab kebakaran itu, agar tidak terulang,” tegasnya.

Selain itu, Akbar menggarisbawahi bahwa standardisasi utilitas juga menjadi perhatian baginya. Karena disinyalir, masyarakat abai dalam menjaga standardisasi utilitas seperti kabel listrik.

Berdasarkan data yang ia dapatkan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjarmasin, musibah kebakaran tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebanyak 108 kasus. Jumlah ini sendiri, lebih tinggi sejak lima tahun terakhir, di mana pada tahun 2018 saja hanya ada 47 kejadian kebakaran.

“Bulan Juli 2023 saja musibah kebakaran permukiman di Banjarmasin mencapai 73 kejadian,” lugas Akbar. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221225-WA0006
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA