iklan di pojokbanua

Kapolri dan Panglima TNI Sambangi Kalsel: Kenalkan Tracer Digital

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Agu 2021 21:04 0 Hasanuddin

POJOKBANUA, BANJARBARU – Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menyambangi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam rangka tindaklanjut meningkatnya kasus Covid-19 di Banua.

IMG-20240616-WA0002

Kedatangan keduanya disambut oleh Pj Gubernur Kalsel, Safrizal, Forkopimda dan Sekda Roy Rizali Anwar bersama jajaran, di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Kamis (5/8/2021).

Panglima TNI dan Kapolri memberikan arahan upaya apa saja yang diperlukan untuk menekan kasus Covid-19 di Banua, termasuk di antaranya mengenalkan aplikasi tracing digital melalui aplikasi Silacak dan inaRisk.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan bantuan oksigen yang pihaknya kirimkan ke Pemprov Kalsel.

“Saya mengirim 50 oksigen konsentrator termasuk APD dan peralatan lain, ini ditempatkan di isoter-isoter yang memerlukan,” ucapnya.

Terkait tracing digital, kata dia, kemampuan aplikasi masih terus ditingkatkan demi meminimalkan kendala-kendala di lapangan. Di sisi lain, pihaknya gencar melaksanakan pelatihan tenaga tracing.

“Pak gubernur, pak wali kota, kemarin saya sudah melaksanakan pelatihan tenaga tracing yaitu tracer digital dari TNI/Polri, yang nantinya akan kita tempatkan di Puskesmas dan dilaporkan di aplikasi Silacak,” pesannya.

Dirinya yakin dengan kedatangannya dan Kapolri ini, nanti pelaksanaan tracer di tiap puskesmas berjalan dengan baik.

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan mengirimkan vaksin dalam jumlah besar pada Agustus sampai September.

“Pada Agustus, 78 juta vaksin akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia,” bebernya.

“Kalau vaksin, dan wilayah-wilayah sudah bagus, maka yang sekarang dan ke depannya harus terus kita kuatkan adalah protokol kesehatannya,” tegasnya.

Sementara, Pj Gubernur Kalsel melaporkan jumlah kasus Covid di Kalsel, khususnya wilayah yang sedang menerapkan PPKM Level 4.

Untuk mengatasi kekurangan oksigen, Safrizal menuturkan, sejumlah upaya mulai dari koordinasi dengan pihak Samator serta mengatur distribusi.

Dalam menghadapi situasi genting ini, kata dia, pihaknya terus menyusun strategi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

“Semangat kami adalah kolaborasi. Kami dengan Pak Kapolda, Danrem, serta Forkopimda lainnya saling terus berkoordinasi,” tandasnya. (SB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005

Member JMSI

Network

LAINNYA