iklan di pojokbanua

Kaleidoskop 2023: Banjarbaru Maju, Agamis dan Sejahtera (3-Habis)

waktu baca 4 menit
Rabu, 20 Des 2023 11:04 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Tiap kaleidoskop selalu menyisakan dua pertanyaan: apa yang sudah tercapai, apa yang meleset. Tahun 2023 menjadi jawabannya tatkala Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin menyelesaikan seluruh programnya berujung pada koleksi penghargaan dan daftar pencapaian.

Masih tentang program, salah satu yang dicetuskan Aditya pada 2023 ini ialah program Daurah. Ini merupakan upayanya dalam peningkatan sumber daya manusia di bidang keagamaan.

“Bekerjasama dengan Darul Mustafa Yaman, Pemko Banjarbaru mengirim lebih dari 40 ustaz dan ustazah mewakili berbagai pesantren di Banjarbaru ke negeri Yaman,” ungkapnya.

Selama kurang lebih satu pekan, mereka memperdalam ilmu keagamaannya. Dengan begitu pula, ilmu yang telah didapat bisa dibagikan kepada para santri di Banjarbaru. Ini merupakan pengembangan program tahun 2022 lalu, di mana 8 warga Banjarbaru mendapatkan program beasiswa untuk memperdalam ilmu keagamaan dengan dikirim ke Yaman, Mesir, Madinah dan UIN Jawa.

Masih dalam upaya meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia khususnya kaum generasi muda yang agamis, Aditya juga mencetuskan program Halakoh ilmu serta program ustaz dan ustazah Masuk Sekolah. Melalui Dinas Pendidikan dengan berkerjasam BKPMRI dan BKPAKSI, kedua program tersebut ialah metode pembelajaran baca tulis Alquran, Tahfiz, bahasa Arab serta fikih.

Tak ketinggalan, sektor pendidikan secara umum juga mendapat perhatian penuh Aditya. Di tahun 2023 ini, ia memulai program kerjasama dengan Briton English Cambride University di London, Inggris. Targetnya luar biasa yakni SD dan SMP di seluruh wilayah Banjarbaru dapat bersertifikasi Internasional pada 2025-2026 mendatang.

Belum cukup sampai disitu, Aditya juga sudah menjalin kerjasama World Study Centre untuk memulai program magang dan bea siswa di negeri matahari, Jepang. Terjalinnya seluruh kerjasama di kacau internasional tersebut menjadi bentuk penegasan Aditya bahwa sebutan Banjarbaru sebagai Kota Pendidikan bukanlah hanya angin lalu.

Tantangan yang mengancam melesetnya program Aditya? Hal itu sedari awal sudah muncul dimana inflasi terjadi di seluruh wilayah sejak awal 2023 tadi. Fenomena naiknya hampir seluruh harga komuditas bahan pokok, membuat Aditya harus segera memutar otak demi menekan inflasi dan mengantisipasi dampak yang akan terjadi.

Penguatan sektor ketahanan pangan menjadi salah satu kuncinya. Melalui DKP3 dan Dinas Perdagangan, Aditya mengistruksikan untuk dimulainya aksi penyelenggaraan pasar murah di seluruh wilayah Banjarbaru.

“Termasuk pula penyaluran bantuan beras cadangan milik Pemko Banjarbaru secara masif,” imbuhnya.

Hasil dari seluruh upaya Aditya dalam menekan inflasi sepanjang 2023 ini mendapat sorotan dari pemerintah pusat. Keberhasilan menekan inflasi hingga ke angka yang relatif sangat rendah, membuat Banjarbaru menerima hadiah dana insentif fiskal dari Kementrian Keuangan RI.

“Tidak sekali, bahkan dua kali. Yakni pada triwulan ke 2 dengan hadiah dana Rp9,3 miliar dan hadiah pada triwulan 3 sebesar Rp9,6 miliar,” lugasnya

Melajunya roda pemerintahan Banjarbaru di era Aditya tidak hanya terlihat dari luarnya saja, tapi didalamnya pun semakin kokoh dan kualitas. Sektor pelayanan publik yang di Banjarbaru terus mengalami peningkatan kualitas, mulai dari pembangunan kantor pelayanan baru DP2KBPMPPA, Subdenpon hingga aula anyar Polres Banjarbaru.

Pelayanan di Banjarbaru juga semakin modern dengan didukung transformasi digital yang memadai. Sebagai infomasi pula, pelayanan kesehatan di Banjarbaru sudah meraih UHC sehingga membuat masyarakat tidak perlu lagi membawa Kartu BPJS, cukup KTP saja.

Hasilnya, baru-baru ini Ombudsman RI telah menetapkan Pemko Banjarbaru meraih predikat Kualitas Tertinggi atau Zona Hijau tingkat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023.

Terakhir sektor pembangunan, tentu publik dapat menyaksikannya secara langsung. Mulai dari hadirnya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pertama di Banjarbaru, revitalisasi Balai Kota yang menjadi ikonik wajah perkotaan, pendestrian akses pejalan kaki dan disabilitas hingga momumen Tugu Nol Kilometer yang saat ini pembangunan sedang berlangsung.

Lalu ada pula peningakatan sarana dan prasarana di pemukiman masyarakat, mulai dari pemasangan lampu Penerang Jalan Umum di Jalan Trikora dan Jalan A Yani, serta pula taman-taman asri yang kini dapat dinikmati masyarakat.

Kini tinggal menghitung hari hingga tertutupnya tirai tahun 2023. Inovasi apalagi yang akan dibawa Aditya pada 2024 mendatang, tentu menjadi suatu hal yang sangat layak untuk dinanti. Banjarbaru, sebagai Ibu Kota Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah dan akan selalu Maju, Agamis dan Sejahtera. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA