harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Kabupaten Banjar Catat 35.818 Kasus ISPA

waktu baca 2 menit
Jumat, 30 Des 2022 14:28 0 270 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, penyakit menular yang masuk dari Januari sampai November 2022 tercatat 35.818 kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

“Selain penyakit ISPA, Dinkes Banjar juga mencatat ada 2.525 penyakit diare, pneumonia sebanyak 1.161, tuberkulosis sebanyak 1.042, DBD 194, HIV 58, Malaria 11, Kusta 10,” ujar Kabid P2P Dinkes Banjar, Linda kepada pojokbanua.com, Jumat (30/12/2022).

Dilansir dari Halodoc.com, ini merupakan infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernapasan, terutama pernapasan bagian atas. Bagian saluran pernapasan atas yang terkena dapat meliputi hidung, sinus, faring, dan laring. Contoh infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu biasa, epiglottitis, radang tenggorokan, faringitis dan sinusitis (infeksi sinus).

Infografis ISPA. (Foto: Yuda/pojokbanua.com)


ISPA merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di seluruh dunia, dan menyumbang sepertiga dari kematian balita di negara berpenghasilan rendah. Infeksi saluran pernapasan akut meliputi infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, dengan flu biasa dan influenza menjadi ISPA yang paling umum.

Penyebab ISPA

Beberapa mikroorganisme yang menjadi penyebab ISPA, antara lain:

Adenovirus, yang dapat menyebabkan pilek, bronkitis, dan pneumonia. Rhinovirus yang dapat menyebabkan pilek.

Pneumokokus, dapat menyebabkan meningitis dan pneumonia. Faktor Risiko ISPA

Beberapa faktor risiko ISPA sebagai berikut :

– Bayi dari usia 6 bulan atau anak di bawah 1 tahun.
– Anak-anak yang lahir prematur atau yang memiliki riwayat jantung bawaan atau penyakit paru-paru.
– Anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
– Bayi yang berada di tempat ramai.
– Orang-orang di usia pertengahan.
– Orang dewasa yang mengidap penyakit paru obstruktif kronik, gagal jantung progresif, atau asma.
– Orang dengan sistem imun lemah, seperti orang dengan transplantasi organ, leukemia, atau HIV/AIDS.
– Orang yang dikelilingi dengan pengidap yang bersin atau batuk tanpa menutup hidung dan mulutnya.(WF/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA