iklan di pojokbanua

Kabar Gembira, Pemprov Kalsel Bebaskan Denda dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Jun 2023 14:57 0 Fikri Noor

POJOKBANUA. BANJARBARU – Kabar gembira datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel. Di mana nantinya, masyarakat Kalsel dibebaskan dari denda dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil saat dihubungi pojokbanua.com, Selasa (13/6/2023) siang.

“Hampir semua provinsi di Indonesia melaksanakan pembebasan denda dan pengurangan pokok pajak kendaraan bermotor. Ini dalam rangka perbaikan data kendaraan bermotor,” ujarnya.

Subhan menambahkan, kebijakan ini diambil sebagai gambaran nantinya untuk keberadaan kendaraan bermotor itu sendiri. Baik itu masih digunakan oleh masyarakat atau tak dioperasionalkan lagi.

“Selanjutnya, sebagai bentuk penanganan inflasi di Provinsi Kalsel, jadi memberi keringanan terhadap wajib pajak kendaraan bermotor,” tuturnya.

Secara umum, Subhan membeberkan ada enam poin penting dari pembebasan denda dan bea balik nama kendaraan bermotor ini.

Pertama, pembebasan sebagian atas pokok pajak kendaraan bermotor sebelum tanggal jatuh tempo selama 30 hingga 60 hari, masing-masing diberikan pengurangan sebesar 2 persen dan 4 persen.

Kedua, pengurangan bagi kendaraan bermotor yang tertunggak pajaknya selama beberapa tahun, maka diberikan pengurangan selama beberapa tahun pokok pajak tertunggak ditambah pokok pajak berjalan.

Ketiga, embebasan juga diberlakukan pada pokok bea balik nama kendaraan bermotor, yang melakukan pendaftaran ganti kepemilikan kendaraan bermotor kedua dan seterusnya atas nama pribadi, perusahaan, badan usaha yang berasal dari dalam ataupun luar Provinsi Kalsel.

“Keempat, pengurangan sebesar 50 peraen dari pajak pokok untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor tahun pertama bagi kendaraan bermotor yang berasal dari luar Provinsi Kalsel yang telah melakukan balik nama kendaraan bermotor,” papar Subhan.

Kelima, pembebasan progresif diberikan kepada kendaraan bermotor dengan tanda nomor kendaraan bermotor DA.

Keenam, pembebasan sanksi administrasi atas keterlambatan membayar pajak kendaraan bermotor dan atas keterlambatan membayar bea balik nama kendaraan bermotor kedua dan seterusnya.

Lalu, kapan kebijakan ini diberlakukan? Subhan membeberkan bahwa penerapan pembebasan denda dan bea balik nama akan diberlakukan selama dua kali.

“Pada poin pertama dan kedua, dilaksanakan untuk periode pembayaran mulai tanggal 1 Juli 2023 sampai dengan tanggal 30 September 2023. Sedangkan pada poin ketiga hingga keenam, dilaksanakan untuk periode pembayaran mulai tanggal 1 Juli 2023 sampai dengan tanggal 9 Desember 2023,” lugasnya.

Untuk prosedur pembebasan denda dan bea balik nama sendiri cukup mudah. Subhan membeberkan, masyarakat bisa datang ke UPPD Samsat terdekat atau melalui layanan di ponsel.

“Bisa juga melalui gerai yang sudah ditentukan atau di Mal Pelayanan Publik setempat,” tutup Subhan. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221229-WA0030
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020

Member JMSI

Network

LAINNYA