iklan di pojokbanua

Jaya ‘Nostalgia’ Kolaborasi dengan PKS, Sinyal Koalisi dengan Nasdem di Pilkada Banjarbaru?

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Mei 2024 17:55 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Ketua DPD Partai Nasdem Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan menjadi yang pertama mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon (bacalon) wali kota di DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banjarbaru, Sabtu (18/5/2024) siang.

Di sela mengembalikan berkas pendaftaran, Jaya sempat bernostalgia kolaborasinya bersama dengan PKS Banjarbaru. Di mana, partai berlandaskan Islam ini sempat mendukung dirinya saat berpasangan dengan almarhum Nadjmi Adhani pada Pilkada Banjarbaru 2015 di jalur perseorangan.

“Sejarah kita panjang dengan PKS, ketika dulu Nadjmi-Jaya sebagai calon independen di Pilkada Banjarbaru, ada partai yang ikut mendukung pasangan calon kepala daerah, salah satunya PKS,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

Jaya juga mengklaim telah bersahabat cukup lama dengan bacalon wali kota dari PKS, Nurkhalis Anshari. Apalagi, keduanya pernah sama-sama duduk di Komisi I DPRD Banjarbaru.

“(Hubungan) saya dengan PKS baik secara kepartaian maupun silaturahmi sudah sangat baik. Sewaktu menjabat bersama pak Nadjmi, banyak support dari teman-teman di PKS untuk menyukseskan visi misi kami,” cetus Jaya.

Lalu, apakah pernyataan Jaya ini menjadi sinyal untuk terbentuknya koalisi antara PKS dengan Partai Nasdem di Pilkada Banjarbaru? Jaya belum mengungkapkannya lebih jauh. Hanya saja, Jaya menyebut dirinya sempat berkomunikasi dengan Nurkhalis terkait visi yang diusung.

“Kalau Nurkhalis visi-misinya percepatan, tentu memang kita bisa berkolaborasi, kita akan mix bahwa bagaimana mewujudkan Banjarbaru sebagai kota pelayanan berkarakter. Untuk mewujudkan itu memang perlu percepatan,” jelasnya.

Menurut Jaya, ketika menyatakan maju dalam kontestasi kepala daerah, harus ada dua target yang dicapai. Yakni kesuksesan di hari pemilihan dengan mendapatkan suara terbanyak, dan kesuksesan selama lima tahun menjabat.

“Serta meninggalkan warisan untuk generasi selanjutnya,” cetusnya.

Ditanya terkait peluang koalisi dengan Partai Nasdem, Ketua DPD PKS Banjarbaru, Arif Sumarsono tak menampik hubungan kedua partai cukup mesra. Sehingga memudahkan kedua partai ini dalam berkomunikasi.

“Saya pikir peluang itu ada, (karena) sejak awal kami sampaikan, PKS siap berkolaborasi dengan partai dan tokoh apapun di Pilkada 2024. Yang jelas pasangan ini akan membawa kemajuan untuk Banjarbaru,” bebernya.

Namun demikian, Arif menyebut bahwa proses untuk terbentuknya koalisi dua partai di Pilkada Banjarbaru 2024 masih sangat panjang. Terlebih perlu komunikasi yang lebih intens.

“Ini awal yang baik,” lugasnya.

Menurut Arif, sejauh ini baru dua orang bacalon yang mendaftar di PKS. Yakni Jaya dan Nurkhalis sendiri sebagai kader PKS.

“Kita masih ada waktu dua hari lagi, barangkali ada yang mendaftar,” tuntasnya. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA