iklan di pojokbanua

Jalan Kaki Tembus Hutan Meratus, Begini Perjuangan Pengawal Logistik Pemilu

waktu baca 3 menit
Selasa, 13 Feb 2024 14:06 0 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Banyak cerita menarik perjuangan petugas dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Salah satunya datang dari Babinsa Kodim 1002/HST, Kopda Zainal Hilmi yang ikut dalam tim pengawalan distribusi logistik pemilu 2024 ke tempat pemungutan suara (TPS) di desa terluar.

Dirinya sebagai personel Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan (BAS) ditugaskan Dandim 1002/HST, Letkol Inf Fery Perbawa untuk mengawal distribusi logistik ke TPS di Desa Aing Bantai, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT).

“Penuh perjuangan, tim kami berhasil tiba setelah hampir sembilan jam berjalan kaki di tengah belantara Hutan Meratus pada hari Minggu (11/02/2024) malam,” katanya.

Kopda Zainal Hilmi mengatakan, tim yang menuju ke desa tersebut sebanyak 16 orang termasuk dirinya sendiri dan Praka Agus Lianoor. Ada juga empat anggota Polres HST dan 10 porter yang bertugas membawa logistik pemilu 2024.

Awal perjalanan bermula setelah dilepas di Kantor Kecamatan Batang Alai Timur, Minggu (11/02/2024) sekitar pukul 08.00 wita, pihaknya langsung menuju Desa Atiran sejauh 5 kilometer menggunakan kendaraan roda empat dan dua.

“Setelah ini kondisi jalan hanya paving blok yang cuma bisa dilewati roda dua dengan topografi pegunungan terjal,” ujarnya.

Selanjutnya, dari Desa Atiran menju Desa Batu Perahu berjarak sekitar 8,1 kilometer menggunakan motor roda dua, baik itu trail maupun motor yang telah dimodifikasi dan sampai sekitar pukul 13.30 Wita.

Setelah istirahat 30 menit sambil packing logistik, sekitar pukul 14.00 Wita tim melanjutkan perjalanan menuju Desa Aing Bantai yang berjarak sekitar 16 kilometer medan pegunungan dan hutan belantara.

“Medan yang kami lalui sangat sulit, dari jalan setapak yang licin, bebatuan yang tajam. Tak jarang akar-akar pohon melintang di jalan menambah sulitnya medan yang kami tempuh,” ujarnya.

Tantangan lainnya, cuaca yang tidak dapat diprediksi. Terkadang panas, beberapa menit kemudian dingin bahkan kabut datang menyilmuti sepanjang perjalan. Suhu bisa mecapai 10 derajat.

“Satu jam sebelum Desa Aing Bantai cuaca tidak bersahabat, hujan lebat disertai guntur. Sehingga kami memutuskan untuk istirahat sejenak sambil menunggu hujan agak reda,” tambahnya.

Beruntung, hujan perlahan mulai reda sehingga tim bisa melanjutkan perjalanan ke Desa Aing Bantai.

“Syukur alhamdulillah, sekitar pukul 22.24 wita kami sampai di TPS 1 Desa Aing Bantai dengan selamat dan aman, serta logistik Pemilu 2024 tidak ada kerusakan,” tuturnya.

Selain di TPS tersebut, kata Kopda Zainal, ada dua TPS lain yang medannya juga sangat sulit. Yakni, TPS 2 Aing Bantai yang berada di Dusun Mangga Jaya dengan menambah 1 hari perjalanan jalan kaki dan TPS Desa Juhu yang juga hanya bisa ditempuh 2 hari berjalan kaki.

Terpisah, Dandim 1002/HST, Letkol Inf Fery Perbawa mengatakan, penugasan prajurit pengawalan di desa terluar ini merupakan komitmen TNI turut serta mendukung pesta demokrasi.

“Selain melakukan pengawalan, prajurit yang ditugaskan di TPS terluar ini juga turut mengamankan proses Pemilu,” tutupnya, Selasa (13/2/2024). (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
2. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221225-WA0006

Member JMSI

Network

LAINNYA