iklan di pojokbanua

Jalan Ambruk di Surgi Mufti Sempat Makan Korban, Warga Pinta Dibangunkan Jalan Sementara

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Nov 2023 18:14 0 Khairun Nisa

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Warga Jalan Surgi Mufti RT. 06 terus menunggu perbaikan akses jalan yang ambruk akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu.

Bahkan, menurut salah satu warga, Wawan sudah hampir dua pekan mereka tidak bisa beraktivitas seperti biasanya lantaran terhambat jalan yang ambruk.

“Kemarin sempat ada anak kecil yang jatuh dan tenggelam, beruntung bisa diselamatkan,” ungkap Wawan saat ditemui pojokbanua.com, Jumat (17/11/2023).

Tak hanya itu, akses jalan yang terpotong itu juga membuat masyarakat harus memutar arah lebih jauh untuk beraktivitas sehari-hari.

“Biasanya di sini ramai dilewati karena tembus kemana-mana, sekarang terpaksa harus muter jalan kaki cari jalan lain,” katanya.

Akses jalan yang rusak itu pun telah diadukan kepada Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Hanya saja, belum ada perubahan yang dirasakan warga setempat.

“Sudah mengadu, tetapi justru yang datang kemarin dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Banjarmasin, bukan dari PUPR yang saya rasa lebih berwenang,” bebernya.

Usai didatangi Dinas Perkim, Banjarmasin, warga kembali diminta menunggu hingga awal tahun untuk dilakukannya perbaikan akses jalan.

“Disuruh menunggu sampai tahun depan, katanya anggaran murni. Yang kita tahu kalau nunggu anggaran itu, bisa sampai enam bulan lagi paling lama,” ucap Wawan.

Bukan tak sabar menunggu, ia hanya ingin agar adanya akses jalan sementara yang dibangunkan. Sembari menunggu perbaikan akses jalan yang digadang-gadang nantinya menggunakan beton.

“Kita bukannya tidak sabar, tetapi bangunkan lah akses sementara. Ini akses sementara saja kita para warga yang urunan, kita pakai kayu seadanya untuk menyeberang,” ujarnya.

Akses jalan yang seadanya itu, membuat sebagian warga pun takut untuk menyeberang. Padahal, akses jalan tersebut merupakan alternatif jalur sungai bagi para peziarah yang hendak menuju ke Makam Guru Zuhdi.

“Jadi kalau Sabtu-Minggu atau musim haul, di sini jadi pelabuhannya. Di sini yang ramai, karena jadi akses jalur sungainya,” bebernya.

Ia berharap, pemerintah dapat segera mempertimbangkan perbaikan akses jalan yang menghubungkan dua RT tersebut.

Sehari-hari, akses jalan tersebut ramai digunakan tak hanya oleh warga sekitar. Namun juga oleh peziarah maupun pedagang di pasar lama.

“Jadi harapannya segera diperbaiki, jangan nunggu ambruk dulu atau makan korban baru turun tangan. Karena sebelum ambruk sudah pernah diadukan ke lurah, tetapi tidak ada tindak lanjut,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pojokbanua.com berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait. (KN/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA