harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Intensitas Hujan Diperkirakan Naik pada Februari hingga Maret

waktu baca 3 menit
Kamis, 27 Jan 2022 18:16 0 119 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Menurut BMKG Kalsel, curah hujan diperkirakan akan kembali naik pada Februari hingga Maret 2022 mendatang.

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Bahkan, ketinggian curah hujan 301 sampai 400 milimeter per detik. Salah satu wilayah yang mengalami hujan dengan intensitas cukup, yakni Kabupaten Banjar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan mengatakan, hujan ini biasanya akan terjadi banjir akibat luapan Sungai Martapura.

“Menurut perkiraan BMKG bahwa curah hujan cukup tinggi. Mudahan itu tidak terjadi dan Kabupaten Banjar terhindar dari banjir,” harapnya, Kamis (27/1/2022).

Kendati demikian, jika banjir terjadi lagi maka pihaknya akan siaga untuk menyiapkan apa yang perlu dilakukan.

“Kita dari sekarang sudah antisipasi. Upaya yang kita lakukan adalah mendirikan pos komando penanganan bencana, menyiapkan SDM dan peralatan untuk mengevakuasi, dan lainnya,” ungkap Ahmad.

Ia menambahkan, untuk posko bencana sampai sekarang sudah berdiri di samping Kantor BPBD Kabupaten Banjar. Melakukan koordinasi dan informasi apabila ada kejadian yang terjadi di Kabupaten Banjar.

Terkait penanganan, lanjutnya, mereka akan selalu berkoordiansi dengan stekeholder terkait. Bekerja sama dalam penangan banjir seperti membuka dapur umum dan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana banjir, terutama sepanjang aliran DAS Riam Kiwa dan Hulu DAS Martapura agar tidak panik. Terus tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir,” pungkasnya. (WF/KW)

Ket:
Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Ahmad Solhan. (Foto : Wahyu/pojokbanua.com)Intensitas Hujan Diperkirakan Naik pada Februari hingga Maret

POJOKBANUA, MARTAPURA – Menurut BMKG Kalsel, curah hujan diperkirakan akan kembali naik pada Februari hingga Maret 2022 mendatang.

Bahkan, ketinggian curah hujan 301 sampai 400 milimeter per detik. Salah satu wilayah yang mengalami hujan dengan intensitas cukup, yakni Kabupaten Banjar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan mengatakan, hujan ini biasanya akan terjadi banjir akibat luapan Sungai Martapura.

“Menurut perkiraan BMKG bahwa curah hujan cukup tinggi. Mudahan itu tidak terjadi dan Kabupaten Banjar terhindar dari banjir,” harapnya, Kamis (27/1/2022).

Kendati demikian, jika banjir terjadi lagi maka pihaknya akan siaga untuk menyiapkan apa yang perlu dilakukan.

“Kita dari sekarang sudah antisipasi. Upaya yang kita lakukan adalah mendirikan pos komando penanganan bencana, menyiapkan SDM dan peralatan untuk mengevakuasi, dan lainnya,” ungkap Ahmad.

Ia menambahkan, untuk posko bencana sampai sekarang sudah berdiri di samping Kantor BPBD Kabupaten Banjar. Melakukan koordinasi dan informasi apabila ada kejadian yang terjadi di Kabupaten Banjar.

Terkait penanganan, lanjutnya, mereka akan selalu berkoordiansi dengan stekeholder terkait. Bekerja sama dalam penangan banjir seperti membuka dapur umum dan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana banjir, terutama sepanjang aliran DAS Riam Kiwa dan Hulu DAS Martapura agar tidak panik. Terus tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir,” pungkasnya. (WF/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA